Krisna Wardani Saputra
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR SEDIAAN OBAT KUMUR EKSTRAK METANOL DAUN INTARAN BALI (Azadiractha Indica A. Juss) TERHADAP JAMUR Candida albicans Krisna Wardani Saputra; Ari Permana Putra; Eric Kurnia Abdillah
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 3 No. 2 (2026): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/z9bg6w83

Abstract

Infeksi Candida albicans merupakan penyebab utama kandidiasis oral. Penelitian ini mengkaji efektivitas tanaman intaran Bali sebagai bahan antijamur dalam sediaan obat kumur. Ekstrak daun intaran diperoleh melalui proses maserasi untuk kemudian diformulasikan menjadi tiga formula obat kumur F1 (2,5%), F2 (5%) dan F3 (10%). Evaluasi mencakup pengujian karakteristik fisik seperti uji organoleptis, pH, viskositas, dan bobot jenis. Stabilitas dilakukan selama 28 hari, serta aktivitas anti jamur menggunakan metode difusi sumuran. Pengujian antijamur membandingkan ketiga formula dengan kontrol positif berupa obat kumur komersial Total careā„¢ dan kontrol negatif berupa basis obat kumur tanpa ekstrak. Meski semua formulasi menunjukkan stabilitas fisik yang memenuhi standar sepanjang masa penyimpanan, namun tidak satu pun formula yang menghasilkan zona hambat terhadap pertumbuhan Candida albicans. Hasil ini mengindikasikan bahwa meskipun sediaan obat kumur ekstrak daun intaran Bali stabil secara fisik, potensi anti jamurnya terhadap Candida albicans tidak terdeteksi dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang senyawa metabolit yang memiliki aktivitas anti jamur dalam kandungan daun intaran Bali.