Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan keluarga, termasuk pada pola pengasuhan anak. Kemudahan akses terhadap gadget memberikan berbagai manfaat, namun penggunaan yang tidak terkontrol berpotensi memengaruhi tumbuh kembang, perkembangan sosial-emosional, kemampuan kognitif, serta kesehatan mental anak. Kondisi ini menunjukkan pentingnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam menerapkan pola asuh yang sesuai dengan tahap perkembangan anak sekaligus mampu mengelola penggunaan teknologi secara bijaksana. Program psikoedukasi “Pola Asuh Sehat untuk Mendukung Tumbuh Kembang dan Kesehatan Mental Anak di Era Digital” diselenggarakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pengasuhan positif, stimulasi perkembangan anak, serta strategi pendampingan penggunaan gadget. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Sedap Malam C dengan memanfaatkan potensi lokal melalui kolaborasi bersama kader posyandu sebagai mitra pelaksana. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pola asuh sehat, peran orang tua dalam tumbuh kembang anak, penggunaan gadget pada anak usia dini, fenomena gadget sebagai penenang anak, serta langkah-langkah pendampingan yang tepat dalam penggunaan teknologi digital. Antusiasme peserta selama kegiatan, dukungan kader posyandu, serta keberlangsungan kegiatan posyandu secara rutin menjadi faktor pendukung utama keberhasilan program. Program ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berbasis masyarakat dalam memperkuat kapasitas orang tua untuk menciptakan lingkungan pengasuhan yang sehat, mendukung tumbuh kembang optimal, dan menjaga kesehatan mental anak di era digital.