Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bijak Menggunakan Gadget Pada Balita (Panduan Untuk Kader Dan Orang Tua Di Posyandu) Annisa Ramadhani; Alamanda Dwi Putrina; Annargya Ardendra Ginting; Eka Nabila; Intan Fitri Oktaviani; Rahma Aulia Khoerunnisa; Risma Nia Firdayanti; Naura Zahara; Widya Khoirunnisa Putri; Pratidina Ekanesia; Rifqi Farisan Akbar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1906

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan penggunaan gadget pada berbagai kelompok usia, termasuk balita. Penggunaan gadget yang tidak terkontrol berpotensi memberikan dampak negatif terhadap perkembangan bahasa, sosial, emosional, pola tidur, serta aktivitas fisik anak. Berdasarkan hasil observasi dan analisis kebutuhan di Posyandu Tulip Indah 1, ditemukan bahwa mayoritas orang tua memberikan gadget kepada anak usia 0-5 tahun tanpa batasan waktu yang jelas. Gadget juga sering digunakan sebagai alat penenang ketika anak rewel maupun saat makan. Kondisi ini berisiko menimbulkan ketergantungan gadget dan menghambat proses tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui program psikoedukasi “Tulip Cerdas Bijak Menggunakan Gadget pada Balita” yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua mengenai penggunaan gadget yang sehat sesuai usia anak. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi media edukatif busy board, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai dampak penggunaan gadget, batasan screen time, serta alternatif aktivitas yang mendukung perkembangan anak. Program ini diharapkan dapat membantu orang tua menerapkan pola asuh digital yang lebih bijak serta memperkuat peran posyandu sebagai pusat edukasi keluarga di era digital.