Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Konsumsi Kurma Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di PMB Yayuk Kalbariyanto Kudus Nikhlatus Suroyya; Islami Islami; Indah Risnawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2001

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi akibat meningkatnya kebutuhan zat besi selama kehamilan yang tidak diimbangi dengan asupan nutrisi yang adekuat. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat dilakukan adalah konsumsi buah kurma (Phoenix dactylifera) yang mengandung zat besi, vitamin C, dan asam folat yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen melalui pendekatan pretest-posttest one group design. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling di PMB Yayuk Kalbariyanto Kudus. Intervensi dilakukan dengan pemberian 7 butir kurma setiap hari selama 7 hari. Pengukuran kadar hemoglobin dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat Hb digital, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin sebelum intervensi sebesar 10,60 g/dL dan meningkat menjadi 11,77 g/dL setelah intervensi. Uji statistik menunjukkan nilai p < 0,001 yang berarti terdapat pengaruh signifikan konsumsi kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin. Peningkatan terjadi pada seluruh trimester kehamilan, dengan kenaikan tertinggi pada trimester II. Dapat disimpulkan bahwa konsumsi kurma efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dan dapat dijadikan sebagai alternatif terapi non-farmakologis dalam penanganan anemia kehamilan.