Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EFEKTIFITAS DAUN KATUK, PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI DI WILAYAH PUSKESMAS DEMPET Indah Risnawati; Indanah Indanah; Fania Nurul Khoirunnisa'; Rizka Himawan; Khoirur Rohmah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1481

Abstract

 Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi alamiah terbaik bagi bayi karena mengandung kebutuhan energi dan zat yang dibutuhkan selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Cakupan ASI eksklusif di seluruh dunia hanya sekitar 36% selama periode 2007-2014 menurut data WHO (2016). Keberhasilan ASI eksklusif dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal termasuk faktor kesiapan ibu dalam menyusui. Penurunan hormon Prolaktin dan Oksitosin sangat berpengaruh terhadap proses menyusui. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperlancar proses menyusui adalah dengan melakukan pijat oksitosin dan mengkonsumsi daun katuk sebagai sumber makanan tambahan.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas Daun Katuk, Pijat Oksitosin Terhadap Produksi Asi Ibu Menyusui Di Wilayah Puskesmas Dempet Kabupaten Demak. Metode penelitian menggunakan quacy eksperimen dengan jumlah responden 15 dengan melakukan observasi. Analisis menggunakan uji wilcoxon diperoleh untuk pijat oksitosin p value = 0.046, untuk daun katuk p value = 0.038 dan untuk pendidikan kesehatan p value = 0.317. Kesimpulan pada penelitian adalah pijat oksitosin, dan konsumsi daun katuk pada ibu menyusui terbukti efektik dalam meningkatkan produksi ASI. 
UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERIAN MAKANAN SEIMBANG DAN STUNTING MASSAGE Indah Risnawati; Durrotun Munafiah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1502

Abstract

Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan ke-2 yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Target yang ditetapkan adalah menurunkan angka stunting hingga mencapai 40% pada tahun 2025 (WHO, 2016). Kejadian balita stunting merupakan masalah gizi utama yang dihadapi Indonesia. Berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG) selama tiga tahun terakhir yaitu pada tahun 2015, 2016 dan 2017, stunting memiliki prevalensi tertinggi dibandingkan dengan masalah gizi lainnya seperti gizi kurang, kurus, dan gemuk (Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2019). Penyebab dari Stunting diantaranya adalah faktor dari lingkungan seperti sanitasi yang buruk, faktorekonomi, factor dari ibu yaitu praktik pengasuhan gizi yang kurang baik, termasuk kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum dan masa kehamilan serta setelah ibu melahirkan, serta faktor dari bayi dan balita yaitu Berat Bayi Lahir Rendah (Ramayulis et al., 2018). Pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan tentang Stunting dan Mempraktekkan Stunting Massage yang bertujuan untuk memberikan keterampilan dan pengertian dalam upaya pencegahan angka penurunan Stunting bayi dan balita.
EFEKTIVITAS PREGNANCY BODY MASSAGE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III Evi fidiarti; Indah Puspitasari; Indah Risnawati
Midwifery Care Journal Vol. 7 No. 3 (2026): July 2026
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/micajo.v7i3.14533

Abstract

Pregnancy in the third trimester is often accompanied by physical and psychological changes that can cause anxiety before delivery. Excessive anxiety can negatively impact the health of the mother and fetus. Non-pharmacological interventions such as Pregnancy Body Massage are known to be able to provide a relaxation effect, reduce stress hormones, and increase the comfort of pregnant women.This study aims to determine the effectiveness of Pregnancy Body Massage on the level of anxiety of pregnant women in the third trimester at PKU Muhammadiyah Gubug Hospital. This study used a quantitative design with a quasi experiment method and a pre-test and post-test without control group approach. The study population was all pregnant women in the third trimester who conducted examinations at PKU Muhammadiyah Gubug Hospital as many as 39 people, with a sample of 36 respondents taken using purposive sampling techniques. Anxiety level measurements were carried out using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire before and after the Pregnancy Body Massage intervention. Data analysis using Wilcoxon test.The results of statistical analysis of the wilcoxon test obtained p value = 0.000. It can be concluded that there is an Effect of Pregnancy Body Massage on the Anxiety Level of Pregnant Women in the Third Trimester at PKU Muhammadiyah Gubug Hospital. There is an Effect of Pregnancy Body Massage on the Level of Anxiety of Pregnant Women in the Third Trimester at PKU Muhammadiyah Gubug Hospital
PERILAKU PENCEGAHAN TERJADINYA KEPUTIHAN PATOLOGIS PADA REMAJA PUTRI BERDASARKAN DUKUNGAN PERAN ORANG TUA DI SMP N 2 KALIWUNGU KUDUS Yunika Prasetya Wulandari; Atun Wigati; Indah Risnawati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 17, No 1 (2026): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v17i1.3015

Abstract

Keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang umum terjadi pada remaja putri dan sering diabaikan karena kurangnya pemahaman serta informasi dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan peran orang tua dengan perilaku pencegahan keputihan patologis pada remaja putri di SMP N 2 Kaliwungu Kudus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan survei. Sampel penelitian terdiri dari 63 siswi kelas 9 yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dengan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang meliputi dukungan peran orang tua dan perilaku pencegahan keputihan, serta dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara dukungan orang tua dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri (r=0,830 ; p=0,000). Mayoritas responden memiliki dukungan orang tua yang baik, yang selaras dengan perilaku pencegahan keputihan yang juga baik. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi dukungan yang diberikan oleh orang tua, maka semakin baik pula perilaku remaja dalam menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaannya. Implikasinya, diperlukan peningkatan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya peran mereka dalam mencegah keputihan pada remaja putri sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.
STUDI KORELASI KB SUNTIK 3 BULAN TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN DAN SPOTTING DI DESA NGAMBAKREJO Yanti Yanti; Indah Risnawati; Atun Wigati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.3001

Abstract

Kontrasepsi Suntik merupakan kontrasepsi yang paling banyak diminati oleh akseptor. Kelebihan dari kontrasepsi Suntik diantaranya sangat efektif, tidak berpengaruh pada hubungan suami istri, tidak berpengaruh terhadap ASI dan tidak perlu menyimpan obat ditempat khusus. Semua jenis kontrasepsi memiliki kelebihan dan kekurangan. Kekurangan dari kontrasepsi suntik adalah terganggunya pola haid diantaranya adalah amenorrhea, menoragia dan muncul bercak (spotting), kembalinya kesuburan setelah penghentian pemakaian mengalami keterlambatan, dan peningkatan berat badan. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Korelasi KB Suntik 3 Bulan Terhadap Kenaikan Berat Badan Dan Spotting " Di Desa Ngambakrejo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain analitik korelasional dan pendekatan retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 52 orang. Adapun kriteria inklusi dalam penelitian ini meliputi ibu yang menggunakan alat kontrasepsi suntik 3 bulan, telah menjadi akseptor KB suntik selama minimal 6 bulan hingga 1 tahun, serta bersedia menjadi responden. Sementara itu, kriteria eksklusi ditetapkan untuk ibu yang memiliki gangguan metabolisme, seperti Diabetes Mellitus, Hipotiroidisme, Hipertiroidisme, Fenilketonuria (PKU), Galaktosemia, Gout (asam urat), serta penyakit jantung. Penelitian ini menggunakan data primer dengan menggunkan intrumen ceklis berupa melihat rekam medis kb suntik pasien serta berat badan dan alat timbangan dan riwayat spotting pasien,  Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk melihat hubungan antara variabel yang diteliti. Hasil penelitian statistik uji chi square diperoleh berat badan p value = 0.000 dan spotting p value = 0.000 lebih kecil dari nilai tingkat kemaknaan ɑ 0,05. maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan, hasil penelitian bahwa ada Korelasi antara KB Suntik 3 Bulan dengan berat badan dan spotting di Desa Ngambakrejo 
Pengaruh Pijat Medic Pediatric sebagai Terapi Konstipasi pada Bayi 6-12 Bulan di PMB Handayani Tahunan Siti Masudah; Indah Risnawati; Atun Wigati
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Constipation in babies is a common condition that can be caused by various factors, including diet, lack of fluid intake, and the introduction of solid foods too early. Baby massage as touch therapy has many positive benefits that can support babies and their development and can be a complementary therapy for babies with constipation. Based on the results of a preliminary study conducted by researchers at the 2024 Annual PMB Handayani inJanuary–August 2024 it was found that 85 respondents experienced constipation. Researchers took 10 respondents, of the 10 respondents were given Medic Pediatric Massage therapy the 8 respondents have reduce constipation. Thus, researchers are interested in conducting research on the Effect of Pediatric Medic Massage as Constipation Therapy in Babies 6-12 Months at the Annual PMB Handayani. The aim of the research is to determine the effect of pediatric medical massage as constipation therapy in babies 6-12 months old at the annual PMB Handayani. Method: The research location was carried out at PMB Handayani Tahunan. The research was carried out using a purposive sampling method, obtaining a sample of 36 respondents according to the inclusion and exclusion criteria. Univariate data analysis using descriptive statistics and bivariate analysis using the SPSS Wilcoxon test. The research results showed that most of the respondents who experienced constipation were female (66.7%), the majority of respondents were 7 months old (30.6%), and the majority were still given soft porridge MPASI, namely 55.6% of babies. Before medical massage was carried out to treat constipation, 36 respondents (100%) all experienced prolonged defecation or more than two days. The results of the Wilcoxon test on the effect of medical massage as constipation therapy on babies aged 6-12 months obtained a p value of 0.0001, this value is less than 0.05, so it can be concluded that there is an effect of medical massage as constipation therapy on babies aged 6-12 months.
Pengaruh Konsumsi Kurma Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di PMB Yayuk Kalbariyanto Kudus Nikhlatus Suroyya; Islami Islami; Indah Risnawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2001

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi akibat meningkatnya kebutuhan zat besi selama kehamilan yang tidak diimbangi dengan asupan nutrisi yang adekuat. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat dilakukan adalah konsumsi buah kurma (Phoenix dactylifera) yang mengandung zat besi, vitamin C, dan asam folat yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen melalui pendekatan pretest-posttest one group design. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling di PMB Yayuk Kalbariyanto Kudus. Intervensi dilakukan dengan pemberian 7 butir kurma setiap hari selama 7 hari. Pengukuran kadar hemoglobin dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat Hb digital, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin sebelum intervensi sebesar 10,60 g/dL dan meningkat menjadi 11,77 g/dL setelah intervensi. Uji statistik menunjukkan nilai p < 0,001 yang berarti terdapat pengaruh signifikan konsumsi kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin. Peningkatan terjadi pada seluruh trimester kehamilan, dengan kenaikan tertinggi pada trimester II. Dapat disimpulkan bahwa konsumsi kurma efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dan dapat dijadikan sebagai alternatif terapi non-farmakologis dalam penanganan anemia kehamilan.