Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) KELUARGA DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA Ummi Kulsum; Indanah Indanah; Kumala Afiyani Rizqi; Islami Islami; Ana Zumrotun Nisak
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.1960

Abstract

Pneumonia sebagai beberapa diantara penyebab utama kematian anak di bawah usia lima tahun di negara berkembang, termasuk Indonesia. Di negara Indonesia, pneumonia menyebabkan kematian kedua pada anak setelah diare. Di negara Indonesia, jumlah penderita pneumonia antara 23-27% dan 1,19% meninggal akibat pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara perilaku hidup bersih sehat (PHBS) keluarga dengan pneumonia pada balita di UPT Puskesmas Bae Kudus tahun 2018. Jenis penelitian adalah korelasional dimana pendekatan yang digunakan cross sectional. Penelitian ini melibatkan 113 bayi berusia antara 2 bulan hingga 5 tahun dengan gejala batuk penyebab pneumonia, dan sampel sebanyak 88 bayi. Pengambilan sampel dengan cara random sampling. Kuesioner Perilaku Keluarga Bersih dan Sehat dan MTBS (Manajemen Terpadu Anak Sakit) digunakan untuk mengumpulkan data. Uji statistik chi-kuadrat. Perilaku hidup bersih dan sehat keluarga dengan kejadian pneumonia anak berdasarkan hasil uji chi-square diperoleh p-value = 0,392 (0,05), artinya tidak ada korelasi antara perilaku hidup bersih dan sehat keluarga dengan pneumonia anak di Puskesmas Bae Kudus 2018.
HUBUNGAN KEPATUHAN IBU DALAM PEMANTAUAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DENGAN HASIL KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN (KPSP) Aliyatur Rofi’ah; Islami Islami; Ana Zumrotun Nisak
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.2991

Abstract

Masa anak perlu dilakukan stimulasi agar tumbuh kembang anak berkualitas dan tidak terdapat penyimpangan. Faktor yang pertama yaitu keluarga, yang merupakan unit terpenting dalam pengembangan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan ibu dalam pemantauan perkembangan anak usia 5-6 tahun dengan hasil kuesioner pra skrining perkembangan (KPSP). Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelasi. Penelitian ini menggunakan populasi anak didik yang sekolah di RA Miftahul Huda Tondomulyo Jakenan Pati sebanyak 44 anak. Teknik sampling yang dipergunakan yaitu teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner KPSP dan kuesioner kepatuhan ibu. Analisa data yaitu chi square. Hasil penelitian menerangkan bahwa ibu responden patuh terhadap perkembangan anak sebanyak 30 (68,2%), sedangkan ada 14 (31,8%) ibu responden yang tidak patuh. Hasil kuesioner KPSP menggambarkan bahwa sebagian besar responden berkembang sesuai harapan sebanyak 25 (56,8%), meragukan sebanyak 16 (36,4 %), sedangkan ada 3 (6,8%) responden kurang. Uji chi square sebesar 0,001 artinya ada hubungan kepatuhan ibu dalam pemantauan perkembangan anak usia 5-6 tahun dengan hasil skrining KPSP di RA Miftahul Huda Tondomulyo Jakenan Pati.
KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH BERDASARKAN RIWAYAT KEHAMILAN Atun Wigati; Islami Islami; Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2185

Abstract

Prevalensi BBLR di Indonesia berdasarkan data Riskesdas pada tahun 2013 sebesar 10,2 % dan sedikit meningkat menjadi 11,1% pada tahun 2015 selanjutnya tercatat menurun menjadi 6,2% pada tahun 2018. Sedangkan di Jawa Tengah angka kejadian BBLR mencapai 6,0%. Tujuan dari penelitian ini adalah adalah Untuk menganalisis korelasi antara kejadian bayi berat lahir rendah dengan riwayat kehamilan  dengan di  Wilayah Kerja Puskesmas Rendeng kabupaten Kudus. Metode Penelitian, penelitian observasional dengan pendekatan Case Control yaitu penelitian analitik yang menyangkut bagaimana faktor risiko dipelajari dengan menggunakan observasi secara retrospective. populasi dalam penelitian ini adalah bayi yang  ada di wilayah kerja puskesmas Rendeng sejumlah 60 Bayi baru lahir. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 31 balita usia 12 bulan . Teknik sampling mennggunakan Accidental sampling. Metode Pengumpulan data meliputi  dokumentasi  dan kuesioner, Kemudian  data  diolah dengan bantuan komputerisasi dan diuji statistika menggunan uji Chi-square. Hasil uji statistik dengan rumus Chi Square didapatkan p value 0,02, α 0,05 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak berarti  ada korelasi antara kejadian BBLR dengan riwayat kehamilan ibu di puskesmas rendeng kabupaten Kudus. Diharapkan Ibu hamil  lebih sering melakukan kunjungan antenatal care guna untuk mengetahui kondisi ibu dan juga janin sehingga apabila terdapat komplikasi selama kehamilan dapat terdeteksi sejak dini.
HUBUNGAN ANEMIA IBU HAMIL DENGAN BERAT BADAN BAYI LAHIR Tut Indraningrum; Islami Islami; Ana Zumrotun Nisak
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.3034

Abstract

Anemia selama kehamilan trimester III merupakan masalah kesehatan yang berisiko tinggi terhadap ibu dan bayi, termasuk berat badan lahir rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara anemia pada ibu hamil trimester III dengan berat badan bayi lahir di wilayah kerja Puskesmas Juwana. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik korelasional. Sampel sebanyak 52 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu memiliki data kadar hemoglobin, data berat badan bayi baru lahir, serta melahirkan di fasilitas kesehatan wilayah kerja Puskesmas, dan diambil dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari rekam medis, meliputi kadar hemoglobin trimester III dan berat badan bayi saat lahir. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mengalami anemia ringan (69,2%) dan melahirkan bayi dengan berat badan normal (75,0%). Hasil uji Spearman rho menunjukkan nilai p = 0,000 (0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara anemia ibu hamil dan berat badan bayi lahir. Disimpulkan bahwa semakin berat tingkat anemia, semakin besar kemungkinan bayi lahir dengan berat badan rendah. Diperlukan intervensi pencegahan anemia selama kehamilan untuk menekan risiko BBLR.
EFEKTIVITAS PIJAT BAYI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA BAYI USIA 6 BULAN DI CEKULAH CIKGU BABY & MOM CARE KUDUS Noor Cholifah; Islami Islami; Nurul Aini
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1700

Abstract

AbstrakStudi pendahuluan dilaksanakan pada bulan Mei 2022 dengan mengunjungi Cekulah Cikgu Baby Mom Care dan diperoleh 10 bayi, dengan rincian sebanyak 8 bayi yang mengalami keterlambatan pada perkembangan motorik kasar seperti belum bisa duduk, belum bisa mengangkat dada saat tengkurep, dan juga belum bisa merangkak dan 2 bayi normal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas pijat bayi terhadap pertumbuhan dan perkembangan pada bayi usia 6 bulan di Cekulah Cikgu Baby Mom Care Desa Gribig Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus. Jenis Penelitian yang digunakan adalah metode Quasy Eksperiment dengan rancangan penelitian yaitu Non equivalent pre-post group design. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 bayi.  Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan editing, coding, tabulating dan uji statistik Paired Sample T test dengan bantuan SPSS Versi 25. Hasil uji statistik Paired Samples Test didapatkan  pertumbuhan dan perkembangan diketahui nilai Sig.(2-tailed) adalah 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan pijat bayi terhadap pertumbuhan dan perkembangan efektif diberikan kepada bayi.
PENGARUH SEDUHAN JAHE TERHADAP HIPEREMESIS GRAVIDARUM Zulaikhah Zulaikhah; Irawati Irawati; Islami Islami
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.2902

Abstract

Kehamilan adalah proses alami yang dialami oleh setiap wanita, dan seringkali disertai dengan berbagai keluhan. Salah satu keluhan awal yang paling umum, yang dikenal sebagai tanda presumtif kehamilan, adalah mual dan muntah. Untuk mengatasi keluhan ini, pendekatan non-farmakologis dapat dilakukan, salah satunya melalui pengobatan tradisional seperti konsumsi wedang jahe. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh seduhan jahe terhadap hiperemesis gravidarum pada ibu hamil. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan one group pretest- posttest design. Besar sampel sebanyak 35 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner PUQE 24. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon. Dari 35 responden yang diteliti ada 30 (85,7 %) menunjukkan hiperemesis gravidarum dengan frekuensi sedang sebanyak sebelum minum seduhan jahe. Setelah menyeduh jahe, responden paling banyak mengalami hiperemesis gravidarum dengan frekuensi ringan sebanyak 17 (48,6 %) responden. Uji statistic Wilcoxon sebesar p value 0,000 0,05. ada pengaruh seduhan jahe terhadap hiperemesis gravidarum pada ibu hamil di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara
PEMBERIAN AIR KELAPA HIJAU SEBAGAI TERAPI ALAMI TERHADAP PENURUNAN DISMENOREA PRIMER PADA REMAJA PUTRI Yayuk Mundriyastutik; Islami Islami; Sella Ayu Oktarinda; Warji Warji
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1324

Abstract

Dismenorea primer merupakan gangguan menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri ditandai dengan nyeri perut bagian bawah dan dapat disertai dengan gejala lainnya. Dismenorea primer dapat disebabkan beberapa faktor antara lain faktor psikologi, menarche, faktor endokrin, faktor hormon, dan riwayat keluarga. Dismenorea primer mengakibatkan terganggunya konsentrasi, tidak dapat mengikuti perkuliahan, dan penurunan prestasi belajar. Ada beberapa manajemen nyeri untuk mengatasi dismenorea primer, salah satunya adalah dengan minum air kelapa hijau. Tujuan penenlitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Air Kelapa Hijau Sebagai Terapi Alami Terhadap Penurunan Dismenorea Primer Pada Remaja Putri di Universitas Muhammadiyah Kudus. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasy experiment menggunakan bentuk rancangan non equivalent control grup pretest-posttest dengan pendekatan longitudinal. Menggunakan instrument lembar observasi skala nyeri NRS (Numerical Rating Scale) skala 1-10. Populasi 69 remaja putri tingkat 1 Program Studi S-1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Kudus dan menggunakan metode purposive sampling, sampel 65 remaja putri tingkat 1 Program Studi S-1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Kudus. Pengolahan data menggunakan Uji statistic wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh nilai p=0,000 (p0,05) pada kelompok intervensi dan p=0.008 (p0,05) pada kelompok kontrol.
HUBUNGAN PEKERJAAN DAN PENDIDIKAN IBU HAMIL DENGAN ANGKA KEJADIAN ABORTUS Rosyida Khusna; Irawati Indrianingrum; Islami Islami
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 9, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v9i1.3147

Abstract

Abortus masih menjadi penyebab tingginya angka kematian ibu di Indonesia. Peningkatan kasus perdarahan dan abortus di Jawa Tengah, termasuk di Kabupaten Jepara, menunjukkan perlunya perhatian khusus. Faktor pekerjaan dan pendidikan ibu diduga berperan penting terhadap kejadian abortus, namun penelitian terkait masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk memberikan dasar ilmiah dalam upaya pencegahan dan penurunan angka kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pekerjaan dan pendidikan ibu dengan angka kejadian abortus di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik , dengan pengambilan sampel retrospektif melibatkan sampel ibu hamil yang mengalami abortus inkomplit di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara tahun 2025 selama 2 bulan terakhir berjumlah 40 responden dengan tekhnik sampling Total Sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, kriteria inklusi Bersedia menjadi responden Pasien abortus di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara dan kriteria eksklusi Ibu hamil pekerja yang mengalami perdarahan dengan instrument ceklis menggunakan rekam medis pasien kejadian abortus serta pendidikan dan pekerjaan, untuk uji menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan untuk pendidikan  p value = 0.014 , pekerjaan  p-value = 0.036. lebih kecil dari nilai tingkat kemaknaan ɑ 0,05. maka Ha diterima dan Ho ditolak . Hal ini dapat menunjukan bahwa ada Hubungan pendidikan dan pekerjaan ibu dengan kejadian abortus di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara.
KECEMASAN TERTULAR COVID-19 DENGAN MEKANISME KOPING BIDAN PENOLONG PERSALINAN NORMAL DI MASA PANDEMI nor asiyah; Islami Islami; Nasriyah Nasriyah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 1 (2021): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i1.936

Abstract

Latar Belakang: Covid-19 yang dikenal dengan SARS-CoV-2 atau virus corona baru telah mewabah yang sebelumnya berpusat di provinsi Hubei (Cina), telah menyebar kebanyak Negara. Komite Darurat WHO telah mengumumkan keadaan darurat bagi kesehatan global. Jumlah Kasus positif Covid-19 di dunia setiap hari terus bertambah, Kasus ini telah menyerang 224 negara. Dari jumlah kematian sebanyak 28.468 orang, 600 diantaranya adalah tenaga kesehatan. 5 Januari 2021 Bidan yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 3.592 dan sebanyak 67 meninggal dunia. Sehingga banyak Bidan-Bidan yang menolak menolong persalian bahkan tutup praktiknya karena khawatir tertular Covid-19 dari pasiennya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai hubungan antara kecemasan tertular covid-19 dengan mekanisme koping bidan penolong persalinan normal di masa pandemi Metode: Jenis Penelitian analitik korelasi Dengan pendekatan waktu Cross sectional. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik purposive sampling. Subjek penelitian adalah bidan yang menolong persalianan selama pandemic Covid-19 yang bekerja di PMB, Klinik, Rumah Sakit dan Puskesmas, sampel diambil di wilayah karasidenan Pati dan sekitarnya yang mampu mengakses dan bersedia menjadi responden penelitian. Jumlah sampel sebanyak 75. Analisis data dilakukan dengan uji Koefisien kontingensi. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik untuk hubungan Kecemasan tertular Covid-19 dengan mekanisme koping bidan penolong persalinan normal diperoleh nilai p value 0,0919 (p0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang  bermakna antara Kecemasan tertular Covid-19 dengan mekanisme koping bidan penolong persalinan normal.
PENGARUH BATUK PROVOKASI PADA FASE EKSPULSI JANIN TERHADAP KEJADIAN LASERASI PERINEUM nor asiyah; Islami Islami; Nasriyah Nasriyah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 1 (2021): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i1.969

Abstract

Latar Belakang: AKI di Indonesia kebanyakan disebabkan oleh perdarahan, salah satu penyebab perdarahan yaitu Laserasi perineum. Untuk mengurangi drajat laserasi perineum, sebaiknya perineum tidak terlalu cepat dan juga tidak terlalu lambat dilalui oleh kepala janin. Batuk provokasi pada fase ekspulsi janin merupakan perbuatan untuk membangkitkan suatu rangkaian reflek batuk yang akan menyebabkan kontraksi otot rangka. Kontraksi ini akan menyebabkan tekanan intra abdominal dan tekanan intra torakal meningkat yang berakibat terjadinya desakan pada janin sehingga akan terjadi ekspulsi janin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah batuk provokatif mampu mengurangi derajat laserasi perineum. Metode: Penelitian dilakukan dengan cara Quasi eksperimental designs, Subjek penelitian adalah parturient yang melahirkan di BPM Nor Asiyah, yang memenuhi kriteria tertentu seperti usia kehamilan matur, pasien dapat dikondisikan untuk batuk provokatif, bidan mengetahui saat pembukaan lengkap, Berat bayi Normal. Usia ibu tidak termasuk resiko tinggi, lama mengejan tidak melebihi 60 menit untuk multi dan tidak lebih dari 120 menit untuk primi. Responden sebanyak 40, di bagi menjadi 2 kelompok, Pengambilan sampel dilakukan dengan cara quota sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Mann-Whitney. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik untuk laserasi perineum pada kedua kelompok diperoleh nilai p value 0,419 (p0,05). Kesimpulan: Tidak ada pengaruh yang  bermakna antara batuk provokatif pada fase ekspulsi janin terhadap kejadian laserasi perineum. Kata Kunci: Batuk provokasi, Laserasi Perineum.