Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kelengkapan Data Rekam Medis Elektronik Dengan Keberhasilan Klaim BPJS Pasien Rawat Inap Di Rsia Sitti Khadijah Gorontalo Nur Fian Mohamad; Riska Ahmad; Gladis A. Ismail
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2037

Abstract

Kelengkapan data rekam medis merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam menentukan keberhasilan proses klaim BPJS Kesehatan di rumah sakit. Ketidaklengkapan pengisian rekam medis elektronik (RME) dapat menghambat proses verifikasi klaim sehingga berisiko menyebabkan klaim tertunda atau ditolak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelengkapan data rekam medis elektronik dengan keberhasilan klaim BPJS pasien rawat inap di RSIA Sitti Khadijah Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh berkas rekam medis pasien rawat inap peserta BPJS pada triwulan pertama tahun 2026 sebanyak 1.580 berkas, dengan jumlah sampel 320 berkas yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar checklist terhadap kelengkapan data RME, sedangkan status klaim BPJS diperoleh dari data sekunder rumah sakit. Analisis data menggunakan uji Chi-square yang kemudian dilanjutkan dengan Fisher's Exact Test karena salah satu asumsi Chi-square tidak terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 320 berkas yang diteliti, 278 berkas (86,9%) memiliki data RME lengkap dan 42 berkas (13,1%) tidak lengkap, sementara 282 klaim (88,1%) berstatus disetujui dan 38 klaim (11,9%) berstatus pending. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kelengkapan data RME dengan keberhasilan klaim BPJS (p=0,000; p<0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin lengkap data rekam medis elektronik, semakin besar peluang keberhasilan klaim BPJS. Oleh karena itu, rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan tenaga kesehatan dalam mengisi rekam medis secara lengkap agar proses klaim BPJS dapat berjalan efektif dan efisien.