Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Workload terhadap Work Fatigue pada Karyawan Generasi Z di Industri Fashion: Peran Resiliensi sebagai Moderator Putu Jollie Putri Ananda; Pras Rendy; Benny Bernadus; Kartika Nuradina
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2095

Abstract

Riset ini digagas guna menakar kadar sumbangan workload terhadap work fatigue pada kalangan pekerja Generasi Z, sekaligus menguji apakah resiliensi berperan sebagai pemoderasi dalam keterkaitan keduanya. Metode yang ditempuh bercorak kuantitatif dengan rancangan korelasional non-eksperimental. Partisipan riset mencakup keseluruhan 42 pekerja Generasi Z yang masih aktif di CV XYZ, sebuah pelaku usaha fashion berskala lokal berdomisili Bandung, dengan keseluruhan populasi langsung dijadikan sampel (total sampling). Pengumpulan data ditempuh melalui Raw NASA Task Load Index (workload), Swedish Occupational Fatigue Inventory (work fatigue), dan Connor-Davidson Resilience Scale (resiliensi), yang selanjutnya diproses memakai regresi linear sederhana beserta Moderated Regression Analysis (MRA) berlandaskan teknik mean-centering pada aplikasi IBM SPSS StatisticsHasil analisis data menunjukkan bahwa workload memberikan kontribusi searah dan signifikan atas work fatigue (β = 0,675; sig < 0,001), dengan kemampuan menjelaskan 45,5% keragaman work fatigue. Sebaliknya, resiliensi tak menunjukkan sumbangan bermakna atas work fatigue (sig = 0,073), demikian pula perannya selaku pemoderasi ikatan workload-work fatigue yang tak terbukti secara statistik (ΔR² = 0,000; sig F Change = 0,914). Hasil nihil ini diduga terkait sempitnya rentang skor resiliensi partisipan yang terpusat pada kategori tinggi (restriction of range), ditambah minimnya daya uji statistik lantaran jumlah sampel yang terbatas. Temuan ini berimplikasi praktis bagi perusahaan agar meninjau ulang pembagian beban kerja pada pekerja Generasi Z.