Laksmono Widagdo
Magister Promosi Kesehatan Universitas Diponegoro Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Media Audio terhadap Perubahan Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Petugas Laboratorium Kesehatan Kota Banjar Zulkifli Zulkifli; Bagoes Widjanarko; Laksmono Widagdo
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Volume 9, No. 2, Agustus 2014
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.813 KB) | DOI: 10.14710/jpki.9.2.218-225

Abstract

ABSTRAKAngka kecelakaan kerja di Indonesia cenderung naik, pada tahun 2010 terdapat 98.711 kasus dan 2011 terdapat 99.491 kasus kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja juga pernah terjadi pada petugas laboratorium klinik RSUD Kota Banjar. Petugas laboratorium klinik merupakan bagian dari petugas pelayanan kesehatan yang kesehariannya selalu berhubungan dengan spesimen pasien yang mempunyai risiko terinfeksi oleh berbagai macam penyakit, khususnya bila tidak disiplin dalam penggunaan alat pelindung diri (APD). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik dengan desain penelitian eksperimen semu (Quasi experiment design). Jumlah sampel 38 orang petugas laboratorium kesehatan yang berada di Wilayah Kota Banjar. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang bermakna pada uji independent t-test antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, pada posttest II untuk variabel pengetahuan, sikap, dan praktek penggunaaan APD. Ada perbedaan yang bermakna pada uji paired t-test variabel pengetahuan, sikap dan praktek kelompok eksperimen, antara pretest dan posttest II. Media audio efektif terhadap perubahan pengetahuan, sikap dan praktek penggunaaan APD pada petugas laboratorium kesehatan kelompok eksperimen.Kata Kunci : media audio, perilaku, APDABSTRACTAudio Media Analysis Of Behavior Change Use of Personal Protective Equipment (PPE) in Health Laboratory Officer in Banjar; The number of occupational accidents in Indonesia tend to rise, in 2010 there were 98711 cases and 2011 there were 99491 cases of occupational accidents. Workplace accidents also occurred on clinical laboratory worker at Banjar hospital. Clinical laboratory workers is part of health care workers who always associated with specimens of patients who have a risk of getting infected by various diseases, especially when there is no discipline in the use of personal protective equipment (PPE). The type of this research is a quantitative analytical study with quasi-experimental research design (Quasi - experiment design). Number of samples are 38 health laboratory workers in Banjar region. Data analysis includes univariate and bivariate using paired t-test. The results of the study : There are significant differences of posttest II independent t-test between control group and experimental group, in the variables of knowledge, attitude, and practical use of PPE. There are significant differences of paired t-test for experimental group between pretest and posttest II, in the variables of knowledge, attitude, and practical use of PPE.Audio media effectively to changes the behavior of the use of PPE in health laboratory workers in Banjar.Keywords : audio media, behavior, PPE
Persepsi Mahasiswa Tentang Mutu Pelayanan Pendidikan dan Motivasi Mengikuti Proses Belajar Mengajar Ummu Muntamah; Harbandinah Pietojo; Laksmono Widagdo
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Volume 7, No. 2, Agustus 2012
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.147 KB) | DOI: 10.14710/jpki.7.2.109-115

Abstract

Fenomena yang terjadi di Akper Ngudi Waluyo Ungaran menunjukkan ada kecenderunganprestasi belajar siswa masih jauh dari standart, yang disebabkan oleh kurangnya motivasibelajar, terlihat dari sikap siswa yang kurang menyenangi suatu mata ajar tertentu, seringdatang terlambat, tidak mengerjakan tugas yang diberikan dosen, acuh tak acuh pada saatproses pembelajaran, mahasiswa belajar tanpa persiapan dan kurang aktif dalam pembelajaran.Diprediksikan, berkaitan dengan persepsi mahasiswa tentang mutu pelayanan pendidikan yangkurang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory research. Data diambildengan dengan cara pengisian kuesioner oleh mahasiswa, kemudian dilakukan triangulasi datadengan melakukan wawancara dengan pudir I bidang akademik, ka.sub.bag administrasi,laboratorium, perpustakaan dan bimbingan konseling. Data yang diperoleh dianalisismenggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan motivasi mahasiswa untukmengikuti proses belajar mengajar dalam kategori baik sebanyak 78,7%, variabel yang palingdominan yang menjadi prediktor terjadinya peningkatan motivasi adalah mutu pelayanan dosen.Kata Kunci : Persepsi, mutu pelayanan pendidikan, motivasi, proses belajar mengajar the student’s perception about the the quality of education service and the motivation’s tojoin studying process at Ngudi Waluyo Nursing academy; Phenomenon that happened atNgudi Waluyo Nursing Academy show the tendency of the students’s achievement was understandard. It was caused by the student’s motivation to study was still low, could be seen fromtheir attitude that dislike in one of their subject, often came late, didn’t do their work, didn’tpay attention in class, didn’t prepare and wasn’t active in their learning. It’s predicted anyrelation with the student’s perception about the quality of education service wasn’t good.There were two variable: the student’s perception about the quality of education service asindependent variable and the student’s motivation to study as dependant varibale. The researchmethod was explanatory research. The date used quesionare and then done triagulation bydeep interview with the first vice of director academic affair, the head of academicadminitration, the head of laboratory, librarian and coucellor. Analysed data used regressionanalyze. The result show that the student’s motivation to join studying process in good categorywas 78,7 %, dominant variable as predictor the occurance of increasing motivation was thequality of the lecturer service.Key words : perception, quality of education service, motivation, studying process.
Praktik Perawatan Organ Genitalia Eksternal pada Anak Usia 10-11 Tahun yang Mengalami Menarche Dini di Sekolah Dasar Kota Semarang Dewi Puspitaningrum; Antono Suryoputro; Laksmono Widagdo
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Volume 7, No. 2, Agustus 2012
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.713 KB) | DOI: 10.14710/jpki.7.2.126-135

Abstract

Perubahan terlalu cepat sering menimbulkan kecemasan apabila tidak dipahami. Berdasarkandata dari Dinas Kesehatan Semarang bidang P2P pada tahun 2010 ditemukan anak usia <10tahun 36 anak (12,7%) dari 284 kasus penyakit candidiasis dan 1 anak (7,6%) dari 13 kasustrichomonas vaginalis. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di 4 tempat SD Negeridi Semarang, 5 diantara 8 siswa masih belum paham cara merawat organ genetalia eksternalsaat menstruasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apa yang mempengaruhi praktikperawatan organ genetalia eksternal pada anak usia 10-11 tahun yang mengalami menarchedini di SD Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif,jumlah populasi sebanyak 550 anak, dengan sampel sebanyak 100 orang dengan menggunakanteknik proportional random sampling. Dan yang paling berpengaruh dengan analisis multivariatadalah peran orang tua dengan OR=1,213 artinya responden yang menyatakan pernahmendapatkan informasi dari orang tua tentang cara perawatan organ genitalia eksternalmempunyai kemungkinan 1.2 kali lebih besar untuk melakukan praktik yang baik dalamperawatan organ genitalia eksternal dibandingkan responden yang menyatakan tidak pernahmendapatkan informasi dari orang tuanya tentang cara perawatan organ genitalia eksternal.Kata kunci: Praktik perawatan organ genitalia eksternal,menarche dini External genital organ treatment care in children age 10 – 11 years that experiencedearlier menarche at semarang elementary schools studentsBackground: A too fast change often causes anxiety, if not understood. Based on data fromP2P of Health Department Semarang in 2010 found 36 children (12.7%) of 284 candidiasiscases and 1 child (7.6%) of 13 trichomonas vaginalis cases on children aged d” 10 years.Based on the survey of preliminary studies conducted in 4 state elementary schools inSemarang, after being asked about menstruation 5 among 8 students still do not understandhow to look after the external genetalia organ during menstruation. Research purpose Thisresearch aimed to find out the factors that affect external genital organ treatment care inchildren age 10 – 11 years (case study at elementary students in Semarang) that experiencedearlier menarche. Research method this research uses cuantitatif. The population number is550 children with 100 samples using proportional random sampling technique. The mostaffecting factor, after analyzed with multivariat analysis, is parents role with OR=1,213. Itmeans that respondents representing that ever inform their parents about external genitalorgan treatment care technique have 1.2 bigger opportunity to do it than the opposite one.Key Words : external genetalia organ treatment care, earlier menarche