Dinda Dhiya Nasywa
Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Siswa SMPIT Al-Ikhlas Cikunir Bekasi Atthariq; Maria Eka Putri; Dinda Dhiya Nasywa
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.2.2.109-114

Abstract

Pentingnya pembentukan kebiasaan hidup sehat pada usia remaja, terutama di tingkat SMP, yang merupakan fase krusial perkembangan fisik, psikologis, dan sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMPIT Al-Ikhlas Cikunir, Bekasi, dengan fokus pada edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa. Peserta yang terlibat adalah siswa SMPIT Al-Ikhlas Cikunir Bekasi kelas 7 berjumlah 95 orang. SMPIT Al-Ikhlas sendiri memiliki sarana sanitasi yang memadai, namun belum memiliki program kesehatan sekolah yang rutin dan berkesinambungan. Selain itu, kondisi eksternal sekolah di wilayah perkotaan menambah tantangan, seperti polusi udara, keterbatasan ruang terbuka hijau, serta maraknya konsumsi makanan cepat saji yang digemari siswa. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman siswa mengenai PHBS serta membiasakan perilaku sehat di lingkungan sekolah maupun di rumah. Edukasi disampaikan oleh tim pengabdian melalui metode presentasi interaktif, pemutaran video edukasi, dan praktik langsung mencuci tangan sesuai standar WHO. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar PHBS, manfaat kebersihan diri, pola makan sehat, bahaya rokok, serta cara menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa, dengan rata-rata skor 90 pada pre-test dan meningkat menjadi 94 pada post-test. Hal ini menunjukkan adanya kenaikan skor rerata pengetahuan sebelum dan setelah diberikan edukasi meski tidak signifikan. Hal ini dapat diasumsikan bahwa pengetahuan siswa tentang PHBS sudah cukup baik sebelum diberikan edukasi. Saran untuk pengabdian masyarakat selanjutnya yaitu mengeksplor isu lain yang menarik dan terkini terkait kondisi siswa.