Josen Armando Junior Girsang
Universitas Quality Berastagi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV MATA PELAJARAN IPAS DI SD NEGERI 091374 NAGASARIBU Josen Armando Junior Girsang; Eti Muliani; Novi Tari Simbolon
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 091374 Nagasaribu Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa yang terdiri atas 20 siswa pada kelas eksperimen dan 20 siswa pada kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelas relatif seimbang, dengan rata-rata pretest 36 pada kelas kontrol dan 39 pada kelas eksperimen. Setelah perlakuan, rata-rata posttest kelas kontrol mencapai 82, sedangkan kelas eksperimen mencapai 84. Distribusi frekuensi nilai juga menunjukkan pergeseran ke interval yang lebih tinggi pada kelas eksperimen. Hasil angket memperlihatkan bahwa 50% siswa berada pada kategori sangat baik, 45% pada kategori baik, dan 5% pada kategori baik dengan skor lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPAS untuk mendorong siswa berpikir lebih aktif, sistematis, dan logis.