Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan seumur hidup dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi pekerja pengupas bawang putih yang memiliki pendapatan tidak stabil. Kondisi pendapatan yang berubah-ubah menyebabkan para pekerja menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mengatur keuangan, serta merencanakan masa depan ekonomi keluarga. Dalam situasi tersebut, pendidikan seumur hidup menjadi salah satu upaya yang penting karena tidak hanya mencakup pendidikan formal, tetapi juga pembelajaran nonformal dan informal yang dapat membantu individu mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap adaptif terhadap perubahan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pekerja pengupas bawang putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seumur hidup berperan dalam meningkatkan kemampuan pekerja dalam mengelola pendapatan, memanfaatkan keterampilan tambahan, membangun pola pikir mandiri, serta mencari alternatif sumber penghasilan. Selain itu, pendidikan seumur hidup juga memberikan dampak positif terhadap kesadaran pekerja akan pentingnya perencanaan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup. Dengan demikian, pendidikan seumur hidup dapat menjadi strategi pemberdayaan yang relevan dalam membantu pekerja pengupas bawang putih menghadapi ketidakstabilan pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka secara bertahap. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi masyarakat, lembaga pendidikan, dan pihak terkait dalam merancang program pemberdayaan ekonomi berbasis pembelajaran sepanjang hayat.