Bertakalswa Hermawati
Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor yang Berhubungan dengan self-care pada Lansia Hipertensi Berdasarkan Teori Health Belief Model Jamila; Bertakalswa Hermawati; Irwan Budiono
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v6i1.48767

Abstract

Latar Belakang: Perilaku perawatan diri (self-care) pada lansia penderita hipertensi masih tergolong rendah, terutama pada kelompok yang tinggal di panti sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan konstruk Health Belief Model  (HBM) dengan perilaku self-care pada lansia hipertensi di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia (RPSLU) Pucang Gading Semarang. Metode: Penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain cross-sectional melibatkan 32 responden yang dipilih melalui purposive sampling dari populasi 47 lansia hipertensi. Variabel independen adalah konstruk HBM (persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, persepsi manfaat, persepsi hambatan, efikasi diri, dan isyarat untuk bertindak), sedangkan variabel dependen adalah perilaku self-care pada lansia hipertensi. Data dikumpulkan menggunakan H-SCALE dan kuesioner kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square (α=0,05). Hasil: Sebanyak 62,5% responden memiliki perilaku  self-care yang rendah. Seluruh enam konstruk HBM berhubungan secara signifikan dengan self-care: persepsi kerentanan (p=0,002; PR=3,11), persepsi keseriusan (p=0,003; PR=2,64), persepsi manfaat (p=0,006; PR=2,38), persepsi hambatan (p=0,011; PR=2,33), efikasi diri (p=0,001; PR=3,0), dan isyarat untuk bertindak (p=0,001; PR=3,87). Kesimpulan: Seluruh konstruk HBM berhubungan signifikan dengan perilaku self-care pada lansia hipertensi. Temuan ini mendukung pengembangan intervensi berbasis HBM yang mencakup edukasi kesehatan, penguatan efikasi diri, dan pemberian stimulus perilaku sehat yang berkelanjutan di panti wreda untuk meningkatkan self-care pada lansia hipertensi di lingkungan panti sosial.