Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI Rahmawati, Erna; Nita, Elin Soya
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.6921

Abstract

Abstrak   Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi penting bagi bayi, namun ada beberapa ibu mengalami masalah dalam produksi ASI yang mencukupi. Salah satu penyebab yang memengaruhi lancarnya produksi ASI adalah hormon oksitosin, yang memiliki peran penting dalam proses pengeluaran ASI. Tujuan untuk mengkaji sejauh mana pengaruh perlakuan masase oksitosin bagi peningkatan pengeluaran Air Susu Ibu. Pemijatan oksitosin salah satu cara memijat dengan lembut pada daerah punggung serta bahu sehingga bisa merangsang hormon oksitosin terlepas. Metode ini memakai rancangan kuasi-eksperimental serta melakukan mekanisme tes awal-evaluasi akhir control group design. Sample yang digunakanadalah seluruh i u menyusui di TPMB Yeny sebanyak  sebanyak 20 responden, kemudian dibagi menjadi dua kelompok: kelompok perlakuan (n=10) yang mendapatkan pijat oksitosin dan kelompok mendapatkan pijat oksitosin (n=10). Pengeluaran Air Susu Ibu  diukur sebelumnya dan setelah melakikan masase oksitosin. Analisa data menggunakan  uji t- test berapasangan untuk melihat apakah ada ada perbedaan sebelm dan sesudah mendaptkan perlakuan. Hasil diperoleh (p=0,000) dengan kesimpulan pijat ositosin dengan peningkatan produksi ASI.Asi mengalami peningkatan dari 68,5 mll naik menjadi 125,3 ml pada ibu menyusui yang dilakukan pijat oksitosin sedangkan ibu yang tidak dilakukan pijat oksitosin hanya mengalami sedikit kemajuan dari produksi ASI 70,4 ml naik menjadi 78,2 ml. Hal ini mengindikasikan bahwa pijat oksitosin efektif dalam meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini merekomendasikan pijat oksitosin sebagai salah satu terapi non-farmakologis yang dapat diterapkan secara rutin di fasilitas kesehatan untuk mendukung keberhasilan program menyusui eksklusif.   Kata kunci: Pijat oksitosin, produksi ASI, Ibu Menyusui
Sosialisasi Pembuatan Gaplek Crunch Cookies “GaCruKies” : Solusi Inovatif Pengembangan Makanan Pendamping ASI Berbasis Pangan Lokal Desa Balongrejo, Bagor, Nganjuk Sari, Pety Merita; Nita, Elin Soya; Dewi, Yoanita Indra Kumala
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1152

Abstract

Pengembangan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang bergizi, mudah diakses, dan berbasis pangan lokal merupakan tantangan penting dalam mengatasi masalah kurang gizi pada bayi dan balita, khususnya di pedesaan. Desa Balongrejo, Bagor, Nganjuk, memiliki potensi melimpah namun belum termanfaatkan dari komoditas singkong yang diolah menjadi gaplek. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi inovatif dengan mengembangkan produk olahan gaplek menjadi makanan ringan yang diterima baik dan bergizi, yaitu Gaplek Crunch Cookies (disingkat "GaCruKies"), sebagai alternatif MPASI berbasis pangan lokal. Kegiatan ini terdiri dari beberapa tahapan mulai dari sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi yang melibatkan 10 peserta. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner pretest dan post-test. Analisis dilakukan secara deskriptif. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan dari 0% pada pretest menjadi 100% pada post-test. Sebanyak 90 % peserta juga mampu melakukan praktik pembuatan GaCruKies setelah kegiatan pelatihan. Pengembangan GaCruKies tidak hanya memberikan solusi nutrisi yang inovatif tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi lokal melalui peningkatan nilai jual komoditas gaplek. Dengan demikian, GaCruKies diharapkan dapat menjadi model replikasi bagi desa lain dalam memanfaatkan potensi pangan lokal untuk mendukung ketahanan pangan dan kesehatan anak.