Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan E- LKPD Bagi Guru dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Digital Berbasis Stem Menggunakan Canva di MI Al Istiqlal Karawang Nurina Kurniasari Rahmawati; Fitriyani Fitriyani; Abdul Hakim Ma’ruf
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 6 No. 4 (2026): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v6i4.13410

Abstract

Digital transformation in education requires teachers to develop the competence to integrate technology and innovative learning approaches into classroom practices. However, a needs analysis at MI Al Istiqlal Karawang revealed that 54% of teachers experienced difficulties in using digital learning media, 56% predominantly relied on conventional teaching methods, and 50% of the available learning media did not optimally support the learning process. This community service program aimed to enhance teachers’ competence in understanding Science, Technology, Engineering, and Mathematics(STEM)-based learning, utilizing Canva, and developing interactive and contextual STEM-based Electronic Student Worksheets (E-LKPD). The program was implemented through needs analysis, socialization, hands-on training, E-LKPD development practice, mentoring, and evaluation. A total of 50 teachers from MI Al Istiqlal Karawang participated in the program. Evaluation was conducted through observation, product assessment, participant responses, and pre-test and post-test measures, with paired analysis conducted for 12 teachers with complete datasets. The results demonstrated an increase in the mean competency score from 22.33 in the pre-test to 28.42 in the post-test, representing an improvement of 6.08 points (27.2%). The paired sample t-test indicated a statistically significant difference between the pre-training and post-training scores (t = 3.562; df = 11; p = 0.004 < 0.05). Improvements were also observed in teachers’ understanding of STEM-based digital learning media, Canva proficiency, E-LKPD development skills, and readiness to implement the developed media in classroom instruction. Furthermore, participants successfully produced STEM-based E-LKPDs for Mathematics, Science, and Pancasila Education. These findings indicate that practice-oriented training combined with mentoring is effective in strengthening teachers’ digital and professional competencies and supporting the transformation toward innovative, interactive, and 21st-century learning.
Penguatan Karakter dan Literasi Digital sebagai Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba pada Siswa MTs Mardhotillah Husnul Hotimah; Fitriyani Fitriyani; Muhammad Aufa Tamami
Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Vol. 7 No. 01 (2026): Jurnal Pengabdian Pelitabangsa - April 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jabmas.v7i01.7020

Abstract

Penyalahgunaan narkoba pada usia remaja merupakan persoalan multidimensional yang berkaitan dengan kerentanan psikososial, tekanan teman sebaya, lemahnya pengambilan keputusan, serta paparan informasi digital yang tidak selalu sehat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya narkoba, memperkuat karakter positif, dan mengembangkan literasi digital sebagai faktor protektif terhadap perilaku berisiko. Kegiatan dilaksanakan di MTs Mardhotillah dengan melibatkan 30 siswa kelas VII dan VIII. Program menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan interaktif melalui penayangan video, penyampaian materi, diskusi kelompok, studi kasus, refleksi, serta penyusunan komitmen pribadi. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi, telaah hasil diskusi dan refleksi, serta pre-test dan post-test yang disiapkan oleh tim pelaksana. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa peserta lebih mampu menjelaskan dampak narkoba, mengenali tekanan teman sebaya dan informasi digital yang berisiko, mengemukakan alternatif penolakan, serta merumuskan komitmen hidup sehat dan penggunaan media digital secara bertanggung jawab. Pendekatan yang mengintegrasikan edukasi narkoba, pendidikan karakter, dan literasi digital memperluas fokus pencegahan dari sekadar transfer pengetahuan menuju pembentukan ketahanan diri. Namun, karena rekapitulasi numerik pre-test dan post-test belum tersedia secara lengkap dalam naskah, efektivitas program belum dapat dinyatakan dalam ukuran statistik. Program lanjutan perlu dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan guru, orang tua, tenaga kesehatan, dan Badan Narkotika Nasional serta didukung instrumen evaluasi yang terdokumentasi