Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK AKAR BAWANG MERAH (Allium cepa L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus Randa Wulaisfan; Muh. Asdar Setiawan; Adryan Ruslan Awasuraby
Jurnal Analis Kesehatan Kendari Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Analis Kesehatan Kendari (JAKK) : Vol. 8 (2) June 2026)
Publisher : Program Study of Medical Laboratory Technology , Politeknik Bina Husada Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46356/jakk.v8i2.428

Abstract

Bawang merah (Allium cepa L.) merupakan tanaman pangan yang dapat digunakan untuk mengobati dan mencegah berbagai penyakit. Salah satu bagian dari bawang merah yang dapat dimanfaatkan yaitu pada bagian akar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat akar bawang merah terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium, yaitu ekstrak akar bawang merah dibuat 5 kosentrasi yaitu 5%, 10%, 20%, 30%, dan 40%, yang diuji pada bakteri Staphylococcus aureus dengan menggunakan metode sumuran agar. Pengujian dilakukan sebanyak 3 kali pengulangan dengan menggunakan amoxicillin 1% sebagai kontrol positif dan aquadest sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa luas zona hambat pada konsentrasi 5% adalah 3,84 mm, 10% adalah 4,40 mm, 20% adalah 4,83 mm, 30% adalah 5,41 mm, dan 40% adalah 6,13 mm. Ekstrak etanol akar bawang merah memiliki respon hambatan yang masuk dalam kategori sedang
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK BUNGA TANAMAN BOROCO (Celosia argentea L.) TERHADAP Candida albicans PENYEBAB KEPUTIHAN Randa Wulaisfan; Yulianti Fauziah; Esti Badia; Muh. Asdar Setiawan; Muhammad Ilyas Y
EMPIRIS : Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2026): EMPIRIS : Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, September 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/empiris.v3i3.2745

Abstract

Boroco flower (Celosia argentea L.) is one of the plants that can be used as a traditional medicine because it contains alkaloid compounds, saponins and flavonoids which are antifungal so it is believed to be used in treating diseases such as vaginal discharge caused by the fungus Candida albicans. The antimicrobial activity test method used is the agar well method and the media used is Saboraud Dextrose Agar (SDA) media. The test samples in this study were made in 3 replications with concentrations of 10%, 20% and 30% and 2 controls namely positive and negative controls. This study aims to determine the extract of boroco plant flowers (Celosia argentea L.) in inhibiting the growth of Candida albicans. The results showed that a concentration of 10% had an average inhibitory power of 3.4 mm with a moderate inhibitory category, at a concentration of 20% had an average inhibitory power of 4.5 mm with a moderate inhibitory category, at a concentration of 30% had an average inhibitory power of 4.8 mm with a moderate inhibitory category. From the research results, it can be concluded that boroco flower extract is able to inhibit the growth of Candida albicans fungus.