Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemikiran Eksistensialisme Jean-Paul Sartre Dalam Perspektif Kehidupan Masyarakat Kontemporer: Jean-Paul Sartre's Existentialist Thoughts in the Perspective of Contemporary Social Life Hafizh Idri Purbajati; Zainol Hasan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.6489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi pemikiran eksistensialisme Jean-Paul Sartre, khususnya konsep kebebasan dan tanggung jawab individu, dalam konteks kehidupan masyarakat kontemporer. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan partisipan dari berbagai latar belakang di kota-kota besar Indonesia, seperti Jakarta dan Yogyakarta, yang menghadapi dilema eksistensial dalam menentukan pilihan hidup mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema utama terkait dengan pemikiran Sartre. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep kebebasan Sartre sangat relevan di tengah tekanan sosial dan ekonomi yang sering kali menghambat kebebasan individu. Partisipan menyatakan bahwa meskipun mereka memiliki kebebasan dalam menentukan arah hidup, norma sosial dan ekspektasi keluarga sering kali membatasi pilihan tersebut. Selain itu, aspek tanggung jawab Sartre juga mendorong mereka untuk lebih reflektif dalam membuat keputusan, mengakui bahwa kebebasan mereka disertai konsekuensi yang harus dihadapi secara mandiri. Konsep ini membantu partisipan merancang kehidupan yang lebih otentik dan bermakna meskipun penuh tantangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran eksistensialisme Sartre memberikan kerangka refleksi yang kuat bagi masyarakat kontemporer untuk memahami dan menjalani hidup yang sesuai dengan nilai-nilai pribadi. Namun, keberhasilan penerapannya bergantung pada kemampuan individu untuk menyeimbangkan kebebasan pribadi dengan tanggung jawab sosial dan tekanan eksternal. Studi ini menyoroti perlunya ruang bagi individu dalam masyarakat modern untuk mengekspresikan identitas mereka secara bebas tanpa terhambat oleh standar sosial.
The Relevance of the Philosophy of Positivism in the Development of Modern Science Zainol Hasan; Hafizh Idri Purbajati; Al Munip; Firdaus; Irman Putra
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 6 No. 4: October 2024 - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v6i4.6282

Abstract

The philosophy of positivism, rooted in the thought of Auguste Comte, plays a crucial role in the development of modern science. This research explores the relevance of positivism in the contemporary context, focusing on the application of empirical methodologies and interdisciplinary collaboration. Through qualitative analysis, the research shows that positivism remains a valid foundation for scientific research, enabling researchers to produce reliable and applicable knowledge. The application of positivism in new technologies paves the way for innovation and increases the effectiveness of solutions to complex social problems. In addition, the social impact of this approach is seen in increased public awareness and evidence-based decision-making. The results of this study suggest the need for the integration of positivism with other methods to enrich the understanding and application of science in addressing future challenges. Thus, this study makes an important contribution to the understanding of the positive role of positivism philosophy in science and its impact on society.