Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Clay Therapy Pada Masalah Ansietas Anak Prasekolah Dengan Hospitalisasi Di Ruangan Catelia Rsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation Of Clay Therapy In Children's Anxiety Problems Preschool With Hospitality In The Catelia Room Undata Hospital, Central Sulawesi Province Yuliana; Nur Febrianti; Rosita
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.7075

Abstract

Hospitalisasi merupakan salah satu penyebab kecemasan. Kecemasan pada anak merupakan hal yang harus segera diatasi, karena sangat menganggu pertumbuhan dan perkembangan. Clay therapy salah satu intervensi yang memberikan rasa nyaman pada anak, dengan membentuk akan membantu anak mengekspresikan kecemasan, sebagai proses distraksi dalam mengalihkan perhatian anak dari cemas yang dirasakan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan Clay Therapy untuk mengatasi masalah ansietas anak Prasekolah dengan Hospitalisasi di Ruangan Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Desain studi kasus yang digunakan adalah studi kasus deskriptif. Studi kasus deskriptif adalah jenis studi yang memberikan deskripsi suatu kasus tertentu, dan membutuhkan peneliti untuk memulai penelitian dengan menggunakan teori deskriptif untuk menjelaskan hasil penelitian secara terperinci. Hasil yang didapatkan pada hari-1 sesudah dilakukan clay therapy klien mengungkap perasaannya bahwa dia senang setelah melakukan permainan clay, pada hari-2 anak susah diajak bermain namun setelah 30 menit klien mau bermain clay dengan tenang lalu mengungkapkan perasaannya bahwa dia sangat senang selama melakukan permainan clay. Selama bermain clay anak bisa membuat dan membentuk gambar dengan karyanya sendiri. Clay Therapy dilakukan 10-20 menit selama 2 kali pertemuan. Setelah dilakukan implementasi selama 2 kali pertemuan bahwa clay therapy dapat menurunkan kecemasan pada anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi.
Implementasi Teknik Buerger Allen Untuk Nyeri Neuropati Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Masalah Keperawatan Resiko Perfusi Perifer Tidak Efektif Dirsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah: The Implementation Of Buerger Allen Technique For Pain Neuropathy In Patients With Type II Diabetes Mellitus With Ineffective Peripheral Perfusion Risk Nursing Problems At Undata General Public Regional Hospital Of Central Sulawesi Province Siti Sarfika; Sri Yulianti; Rosita
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.8770

Abstract

Diabetes melites (DM) tipe II atau yang biasa disebut diabetes life style merupakan diabetes yang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Pada penyandang diabetes melitus (DM) tipe II, insulin masih dapat dihasilkan oleh pangkreas, namun jumlah insulin masih belum mencukupi sehingga diabetes melitus (DM) tipe II ini dianggap sebagai NIDDM (Noninsulin Dependent Diabetes melitus. Tujuan dari penulisan studi kasus ini adalah untuk memperoleh teknik buerger allen exercise untuk menurunkan rasa nyeri pada pasien diabetes melitus dengan masalah keperawatan nyeri akut di RSUD Undata Palu. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif untuk mengeksplorasikan teknik buerger allen exercise untuk menurunkan rasa nyeri otot kaki pada pasien diabetes melitus. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara dan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan mengevaluasi. Hasil penelitian studi kasus ditemukan dari pengkajian yang dilakukan pada TN. W dengan melakukan teknik buerger allen exercise dan diberikan sebanyak 6 kali selama 6 hari latihan dengan durasi 15 menit setiap pertemuan maka didapatkan hasil bahwa dilakukan implementasi teknik buerger allen exercise di hari pertama pasien masih merasakan kram dan nyeri otot pada kaki dengan skala nyeri 6 (sedang), hasil implementasi di hari kedua pasien masih merasakan nyeri otot pada kaki menurun menjadi skala nyeri 5 dan di hari ketiga pasien merasakan kram dan tidak mengalami nyeri otot pada kaki sehingga skala nyeri menjadi skala nyeri 0 (tidak nyeri). Kesimpulan bahwa sesuai dengan tahapan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi didapatkan hasil di hari ketiga bahwa sebelum diberikan tindakan buerger allen exercise pasien mengalami nyeri otot pada kaki dengan skala 6 dan setelah diberikan tindakan buerger allen exercise kram dan nyeri otot pada kaki pasien menjadi skala nyeri 0 (tidak nyeri) sehingga pasien tidak lagi mengalami nyeri.
Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Ny.K Yang Menderita Penyakit TB Paru Dengan Masalah Keperawatan Ketidakpatuhan Minum Obat di Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu : Family Nursing Care For Ny.K Suffering From Pulmonary Tb With Nursing Problems Non-Compliance With Medication In The Working Area Of The Kamonji Health Center, Palu City Nadia Vista; Rosita; Nur Febrianti
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.8771

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru- paru dan hampir seluruh organ tubuh lainnya. Penyebabnya adalah mycobacterium tuberculosis yang masuk melalui saluran pernapasan, saluran pencernaan, dan luka terbuka pada kulit. Gejala utama pasien TB paru adalah batuk berdahak selama 2-3 minggu atau lebih. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan asuhan keperawatan keluarga pada pasien TB paru dengan masalah keperawatan ketidakpatuhan minum obat di wilayah kerja puskesmas kamonji kota palu. Metode Penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif yang membahas kasus tertentu ,dan membutuhkan peneliti untuk memulai penelitian dengan mengunakan teori deskriptif untuk menjelaskan hasil penelitian secara terperinci. Implementasi Keperawatan yang dilakukan pada klien yaitu Edukasi Proses Penyakit Tuberkulosis Paru pada keluarga Tn.A dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 08 sampai 10 Agustus 2024 dengan melibatkan anggota keluarga dengan fokus kegiatan yaitu memberikan edukasi tentang bahaya akan terhadap ketidakpatuhan minum obat dan memberikan pemahaman pada klien mengenai penyakit Tuberkulosis paru.Berdasarkan hasil penelitian implementasi yang di lakukan menunjukan ada hubungan yang signinifikasi antara pengetahuan dengan tingkat kepatuhan pengobatan pada pasien Tuberkulosis Paru dan juga menunjukan hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis pada pasien TB.