Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Stabilitas Dan Kapasitas Daya Dukung Dinding Penahan Tanah Tipe T Terbalik Menggunakan Metode Rankine: Stability and Bearing Capacity Analysis of Inverted T-Type Retaining Walls Using the Rankine Method Yunike Wulandari Br Tarigan
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8046

Abstract

Dinding penahan tanah merupakan salah satu elemen penting dalam konstruksi teknik sipil yang berfungsi untuk menahan gaya lateral dari tanah timbunan pada area dengan perbedaan elevasi. Stabilitas dinding penahan sangat bergantung pada dimensi geometris, sifat tanah di sekitar, serta beban yang bekerja pada struktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi stabilitas dinding penahan tanah tipe T terbalik (inverted T-shaped retaining wall) dengan tinggi 5,0 meter berdasarkan parameter teknis geoteknik dan geometri desain yang tersedia. Evaluasi dilakukan terhadap tiga kriteria utama yaitu kestabilan terhadap guling (overturning), geser (sliding), dan daya dukung tanah (bearing capacity). Data parameter tanah timbunan dan tanah pondasi diolah untuk menghitung gaya aktif lateral, gaya tahan struktur, dan tekanan tanah maksimum. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan parameter tanah yang digunakan serta dimensi dinding yang dirancang, struktur ini dapat memenuhi syarat stabilitas minimum sesuai standar teknis, baik untuk kondisi normal maupun seismik.
Analisis Kinerja Struktur Gedung Beton Bertulang Berdasarkan Soil–Structure Interaction (SSI) Menggunakan ETABS: Finite Element Modeling Approach Yunike Wulandari Br Tarigan; Syarbaini Lubis; Muhammad Zaki Chairuman; T Yuan Rasuna
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 10 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia (Issue in Progres)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i10.2980

Abstract

Kinerja struktur gedung beton bertulang tidak hanya dipengaruhi oleh karakteristik struktur, tetapi juga oleh kondisi geoteknik tanah pendukung fondasi. Analisis struktur konvensional umumnya menggunakan asumsi perletakan jepit sempurna (fixed-base), sehingga pengaruh interaksi tanah–struktur (Soil–Structure Interaction/SSI) belum sepenuhnya menggambarkan perilaku aktual sistem tanah–fondasi–struktur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh SSI terhadap kinerja struktur gedung beton bertulang dengan mempertimbangkan variasi kondisi kekakuan tanah menggunakan pendekatan Finite Element Modeling pada perangkat lunak ETABS. Penelitian menggunakan metode kuantitatif berbasis pemodelan numerik tiga dimensi dengan membandingkan tiga kondisi tanah, yaitu tanah keras, tanah sedang, dan tanah lunak. Parameter respons struktur yang dianalisis meliputi story displacement, story drift, base shear, gaya aksial, gaya geser, torsi, dan momen lentur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik tanah memberikan pengaruh signifikan terhadap perilaku struktur. Tanah dengan kekakuan rendah menghasilkan simpangan lateral dan story drift yang lebih besar serta menyebabkan redistribusi gaya internal pada elemen struktur, sedangkan nilai base shear mengalami penurunan akibat peningkatan periode alami struktur karena fleksibilitas fondasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh SSI perlu diperhitungkan dalam analisis struktur untuk menghasilkan desain gedung beton bertulang yang lebih aman, akurat, dan andal.