Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INOVASI PROGRAM FORSAM (FORUM SOLUSI SAMPAH MASYARAKAT) SEBAGAI MODEL KOLABORASI MULTIPIHAK DALAM PENGUATAN TATA KELOLA SAMPAH DI KAMPUNG KAWUNEN KELURAHAN TRITIH KOTA SERANG Herli Noviansyah; Sastra Wijaya; Anita Sukmawati; Silatu Dzikri; Vika Ratih; Siti Nur; Liasa Noviar; Ayu Komalasari; Yayah; Afikoh; Nicki Aldi; Anggi Saputra; Sulaeman; Beye; Gress Nathalia; Usi Anggraeni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Now Available
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18445

Abstract

The problem of waste collection services in Kawunen Village, Teritih Subdistrict, Walantaka District, Serang City, is marked by the halt of collection services due to the previous disposal site no longer being usable. This situation makes it difficult for residents to manage household waste. The KKM activities of Group 19 from Primagraha University aim to establish FORSAM (Community Waste Solutions Forum) as a multi-stakeholder collaborative space to find and determine solutions as well as the mechanisms for waste collection services. The implementation method uses a participatory approach with collaborative governance principles through stages of problem identification, forum formation, solution discussion, third-party coordination, field surveys, agreement, and service implementation. Results show that FORSAM successfully brought together residents, neighborhood groups (RT/RW), community leaders, village government, and third parties to produce an agreement on waste collection services Transportation then resumed so that the community has a more organized mechanism in handling household waste. FORSAM became a form of collaborative innovation as well as a contribution from KKM Group 19 of Universitas Primagraha in supporting the sustainability of waste management services in Kampung Kawunen. Keywords: FORSAM, collaborative governance, waste management, transportation services, KKM.
Mediasi Efisiensi Pada Pengaruh NPF dan FDR Terhadap Profitabilitas Bank Syariah di Indonesia Herli Noviansyah; Khoiratun Fadilah; Hikayatul Hauliyah; Bambang Hermawan; Ade Faisal Mabtuhi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12983

Abstract

Profitabilitas Bank Syariah merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kinerja keuangan perbankan. Namun, tingginya pembiayaan bermasalah serta belum optimalnya efisiensi operasional masih menjadi tantangan dalam meningkatkan profitabilitas. Selain itu, hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap profitabilitas masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh NPF dan FDR terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia dengan efisiensi operasional yang diproksikan menggunakan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) sebagai variabel mediasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian peran mediasi BOPO dalam menjelaskan mekanisme hubungan antara risiko pembiayaan, likuiditas, dan profitabilitas bank syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel menggunakan Random Effect Model (REM) serta Uji Sobel. Data penelitian berasal dari 13 Bank Umum Syariah di Indonesia selama periode 2020–2025 dengan total 78 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPF berpengaruh positif dan signifikan terhadap BOPO, sedangkan FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap BOPO. NPF dan BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas (ROA), sedangkan FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Hasil Uji Sobel membuktikan bahwa BOPO mampu memediasi pengaruh NPF terhadap profitabilitas, tetapi tidak memediasi pengaruh FDR terhadap profitabilitas. Temuan ini menunjukkan bahwa efisiensi operasional merupakan mekanisme penting yang menjelaskan dampak pembiayaan bermasalah terhadap profitabilitas bank syariah. Oleh karena itu, peningkatan profitabilitas perlu difokuskan pada pengendalian pembiayaan bermasalah serta peningkatan efisiensi operasional. Kata kunci: Non Performing Financing, Financing to Deposit Ratio, BOPO, Profitabilitas