Ma'ul Hayat
Universitas Muhammadiyah Bima

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kerangka HIKMAH untuk Integrasi Etika Algoritma dan Moralitas Islam dalam Pendidikan Agama Berbasis AI Sri Jamilah; Masita; Ma'ul Hayat
Pendiri: Jurnal Riset Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2026): June 2026
Publisher : Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pendiri.v3i2.107

Abstract

Penggunaan kecerdasan artifisial dalam pendidikan agama memperluas akses informasi dan personalisasi pembelajaran, tetapi sekaligus menimbulkan risiko bias algoritmik, halusinasi informasi, pelanggaran privasi, ketergantungan kognitif, dan masalah integritas akademik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Kerangka HIKMAH sebagai arsitektur pedagogis yang mengintegrasikan prinsip responsible artificial intelligence dengan moralitas Islam dalam Pendidikan Agama Islam. Penelitian menggunakan integrative literature review dan sintesis konseptual terhadap 31 publikasi inti yang terverifikasi melalui DOI, dengan prioritas literatur 2021-2026 pada bidang etika AI, AI dalam pendidikan, literasi AI, etika Islam, dan pedagogi digital. Analisis dilakukan melalui ekstraksi konsep, pengodean deduktif-induktif, pemetaan silang, serta pengujian koherensi pedagogis. Hasil sintesis menghasilkan enam domain HIKMAH, yaitu Hifz al-Aql dan martabat manusia, Integritas epistemik dan tabayyun, Keadilan algoritmik dan inklusivitas, Maslahah dan pencegahan mafsadah, Amanah digital dan akuntabilitas, serta Human oversight dan hikmah reflektif. Kerangka ini menempatkan etika sebagai proses penalaran sebelum, selama, dan setelah penggunaan AI. HIKMAH memperluas literasi AI dengan menyatukan verifikasi epistemik, perlindungan agensi, keadilan, maslahat, tanggung jawab, dan kendali manusia. Implikasi penelitian mencakup kebijakan sekolah, kurikulum, pedagogi, asesmen, serta pengembangan kompetensi guru untuk membangun penggunaan AI yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.