Muhammad Azmi Ulfaz
Universitas Garut

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Digital Marketing Capability Dan Green Product Process Bagi Petani Milenial Dalam Mewujudkan Keberlanjutan Ekonomi Muhammad Azmi Ulfaz; Wati Susilawati; Hilmi Aulawi
Journal of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 5 No. 01 (2026): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v5i01.865

Abstract

Regenerasi petani milenial di Indonesia menunjukkan perkembangan positif, namun tingkat adopsi kapabilitas pemasaran digital (Digital Marketing Capability/DMC) dan proses produksi hijau (Green Product Process/GPP) yang belum merata menciptakan kesenjangan dalam pencapaian keberlanjutan ekonomi usaha tani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh DMC dan GPP secara parsial maupun simultan terhadap keberlanjutan ekonomi petani milenial di Jawa Barat. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan asosiatif, penelitian ini melibatkan 835 responden petani milenial yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa DMC dan GPP berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan ekonomi, baik secara parsial maupun simultan, dengan total kontribusi gabungan mencapai 80,6%. Temuan kunci mengungkap bahwa GPP merupakan determinan yang paling dominan (sumbangan efektif 69,73%) sebagai fondasi penstabil usaha, sementara DMC memberikan sumbangan moderat (10,82%) yang berfungsi sebagai akselerator perluasan pasar. Kesimpulannya, kedua kapabilitas ini bekerja secara komplementer dan tidak dapat saling menggantikan. Implikasi praktis penelitian ini menegaskan bahwa program pemberdayaan dan strategi agribisnis tidak boleh hanya bertumpu pada literasi digital, melainkan wajib menjadikan praktik produksi hijau sebagai prioritas utama yang disinergikan dengan pemasaran digital guna mewujudkan ketahanan ekonomi yang berkelanjutan.