Sripuput Oktafyani Labansir
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Diagnostik Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Kesetimbangan Kimia Melalui Pendekatan Model Rasch Sripuput Oktafyani Labansir; Julhim S. Tangio; Erga Kurniawati; Masrid Pikoli; Mangara Sihaloho
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi kesetimbangan kimia berdasarkan tahapan Polya, menganalisis distribusi kemampuan siswa dan tingkat kesulitan butir soal menggunakan Model Rasch, serta mengidentifikasi tahapan pemecahan masalah yang masih menjadi kesulitan siswa. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis Model Rasch. Sampel penelitian terdiri atas 167 siswa kelas XI, meliputi 140 siswa SMA Negeri 1 Limboto dan 27 siswa MAN 2 Kabupaten Gorontalo yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang disusun berdasarkan empat tahapan pemecahan masalah Polya, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil. Analisis data dilakukan menggunakan persentase dan Model Rasch berbantuan aplikasi Winsteps versi 5.8.3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa belum berkembang secara merata pada setiap tahapan Polya. Persentase kemampuan siswa pada tahap memahami masalah sebesar 78% (tinggi), merencanakan penyelesaian 43% (cukup), melaksanakan rencana 68% (tinggi), dan memeriksa kembali hasil 45% (cukup). Analisis Model Rasch menunjukkan rata-rata kemampuan siswa sebesar 0,47 logit dengan dominasi kategori tinggi, sedangkan tingkat kesulitan butir soal bervariasi dari sangat mudah hingga sulit. Tahapan merencanakan penyelesaian dan memeriksa kembali hasil merupakan aspek yang paling sulit dikuasai siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa Model Rasch memberikan informasi diagnostik yang komprehensif mengenai kemampuan siswa dan karakteristik butir soal sebagai dasar penyusunan strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah.