Hironimus Dapa
Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Muhammadiyah Sebagai Gerakan Pendidikan Hironimus Dapa; Muhammad Hayat
Al-Khazin: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Nawa Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67864/al-khazin.v1i2.48

Abstract

Muhammadiyah, sebagai salah satu organisasi masyarakat sipil Islam terbesar di dunia, telah menjadi pilar fundamental dalam pembangunan bangsa Indonesia sejak didirikan pada tahun 1912. Artikel ini menyajikan analisis komprehensif mengenai peran strategis Muhammadiyah, dengan fokus pada kontribusinya yang multidimensional dalam bidang pendidikan dan dampaknya yang luas terhadap transformasi sosial. Menggunakan metode studi literatur sistematis, penelitian ini mengkaji empat dimensi utama: (1) pembangunan infrastruktur institusi pendidikan modern dan inklusif; (2) landasan filosofis "Islam Berkemajuan" sebagai etos gerakan; (3) dampak holistik terhadap pembangunan sosial-ekonomi dan pemberdayaan komunitas; dan (4) respons adaptif terhadap tantangan kontemporer seperti globalisasi dan pluralisme agama. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan Muhammadiyah tidak hanya terletak pada skala jaringan pendidikannya yang masif, melainkan pada kemampuannya mensintesiskan secara harmonis antara ajaran Islam, rasionalitas modern, dan aksi sosial pragmatis. Jaringan sekolah dan universitasnya berfungsi sebagai inkubator untuk menumbuhkan "Ma’rifat Quotient" sebuah kesadaran ilahiah yang terintegrasi dengan etos kemanusiaan serta menjadi benteng moderasi beragama (wasathiyyah). Disimpulkan bahwa Muhammadiyah bukan sekadar penyedia layanan pendidikan, tetapi merupakan arsitek peradaban yang secara aktif membentuk karakter masyarakat Indonesia yang progresif, toleran, dan berdaya saing di panggung global.
Constructive Alignment In Islamic Religious Education: A Conceptual Framework For The Merdeka Curriculum Ferry Armando Gunawan; Anugrah Giffari; Muhammad Sultan Fathoni; Hironimus Dapa; Romelah
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 Desember (2026): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v8i2.1518

Abstract

The Constructive Alignment Model (CAM) has become a fundamental framework in higher education pedagogy, emphasizing the coherence between learning outcomes, teaching strategies, and assessment methods. This study aims to analyze the development of the Constructive Alignment model and its implementation in Islamic Religious Education (PAI) within the Merdeka Curriculum framework in Indonesia. Using a qualitative approach with literature review methodology, this research examines various academic sources, journals, and relevant documents related to constructive alignment and the Merdeka Curriculum. The findings reveal that the Constructive Alignment model has evolved significantly from a theoretical concept to a practical framework widely applied in curriculum design. In the context of the Merdeka Curriculum, the implementation of constructive alignment in PAI subjects demonstrates the potential to enhance holistic student development, integrating cognitive, affective, and psychomotor aspects. The research identifies that learning outcomes in PAI emphasize character development aligned with Pancasila values, while learning strategies incorporate participatory and project-based approaches. Assessment practices have shifted toward competency-based evaluation that encompasses ethical and behavioral dimensions. However, implementation gaps remain, including challenges in curriculum mapping and teacher training. This study contributes to the theoretical understanding of how constructive alignment can be contextualized within religious education and provides practical recommendations for educators in designing aligned PAI curricula. The integration of Islamic values with contemporary pedagogical approaches offers a pathway for creating meaningful and effective learning experiences that prepare students to navigate a multicultural society while remaining grounded in their religious identity.