Muhammad Ilham
Universitas Ahmad Dahlan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perspektif Guru PAI Terhadap Inovasi Modul Digital Interaktif Canva di SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring Farif Nur Hidayat; Lovandri Dwanda Putra; Yuhandi; Muhammad Ilham
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.15227

Abstract

Akselerasi teknologi digital menuntut inovasi media pembelajaran yang mampu mengakomodasi karakteristik generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring terhadap penggunaan modul digital interaktif berbasis Canva. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam kepada guru pengampu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memandang modul digital interaktif sebagai inovasi yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa melalui fitur multimedia seperti video dan kuis interaktif. Meskipun demikian, aspek metakognisi dan pendampingan guru tetap krusial dalam menyeimbangkan penggunaan teknologi agar tidak sekadar menjadi alat hiburan. Kendala utama yang ditemukan adalah durasi persiapan materi dan keterbatasan perangkat siswa di sekolah. Kesimpulannya, modul digital Canva sangat potensial untuk mendukung pembelajaran mandiri, namun implementasinya memerlukan kolaborasi antara kecanggihan visual dan penguatan karakter siswa secara langsung.
Keadilan Hakim dalam Hadis: Rekonstruksi Pemikiran T.M. Hasbi Ash-Shiddieqy dalam Kitab Mutiara Hadis Muhammad Ilham; Nur Kholis
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jipa.v4i4.2580

Abstract

This article examines judicial justice in the Prophetic hadith through T.M. Hasbi Ash-Shiddieqy’s interpretation in Mutiara Hadis, particularly the chapter on al-aqḍiyah. The study is grounded in the premise that judicial integrity depends not only on legal competence but also on the judge’s psychological condition, evidentiary objectivity, procedural equality, and moral accountability. This is a library-based study using Mutiara Hadis and authentic hadiths concerning the prohibition of adjudicating while angry and the obligation to decide cases on the basis of outward evidence. The analysis employs Musahadi HAM’s three stages of hadith interpretation: historical, eidetic, and practical criticism. The study finds that Hasbi’s thought can be reconstructed into four principles of judicial justice: clarity of the judge’s personal condition, evidence-based objectivity, procedural equality, and moral-transcendental accountability. The prohibition of judging while angry extends to conditions that impair clear reasoning, including hunger, thirst, illness, and psychological pressure. The hadith on disputing parties also emphasizes the judge’s epistemic limitation to observable evidence and the parties’ responsibility not to manipulate arguments. This reconstruction is relevant to Indonesia’s Code of Ethics and Conduct for Judges, especially the principles of fairness, independence, integrity, responsibility, and professionalism.