Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The effect of rising prices of subsidized fuel on the use of private cars Yosritzal, Yosritzal; Anisa, Zahra; Putri, Elsa Eka
Journal of Integrated and Advanced Engineering (JIAE) Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Akademisi dan Saintis Indonesia (ASASI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51662/jiae.v4i1.125

Abstract

The rising fuel prices on September 3, 2022, are expected to reduce the use of private cars and increase the use of public transport. This expectation has raised optimism among public transport operators and is expected to encourage them to invest more. However, there is no evidence to support the expectation. Therefore, it is essential to study the effect of the fuel price on the use of a particular transport mode, thus motivating this study. This paper aims to investigate the impact of the rising costs of subsidized fuel on private cars. A Likert-scale type of questionnaire was used to collect data. The data was analyzed descriptively, and then a conclusion was made based on the results. The study found that the daily commute of respondents changed after fuel prices increased. Distance, duration, and frequency of travel tend to be reduced and prioritized over primary activities. To reduce travel costs, the respondents who usually use cars are more likely to use motorcycles than public transport. The findings of this study disprove that an increase in fuel prices would increase the use of public transport. Why is public transport less favoured compared to motorcycles? It seems that the quality of service provided by public transport fails to satisfy the consumers' needs.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KOMUNIKASI PENYULUHAN Avessina, Mohammad Jibriel; Kustari, Septi Amelinda; Anisa, Zahra
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2018): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.541 KB)

Abstract

Penyuluhan merupakan usaha untuk mengubah pengetahuan, sikap, kebiasaan dan keterampilan dengan membantu, mempengaruhi dan memotivasi masyarakat sehingga dapat meningkatkan taraf hidupnya. Penyuluhan merupakan proses pendidikan diluar sekolah yang diselenggarakan secara sistematis ditujukan pada orang dewasa (masyarakat) agar mau, mampu dan berswadaya dalam memperbaiki atau meningkatkan kesejahteraan keluarganya dan masyarakat luas. Penyuluhan yang dilakukan adalah penyuluhan mengenai kewirausahaan dan hukum dagang. Penyuluhan yang diusung dalam kegiatan ini memiliki tujuan yaitu: (1) Meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pelatihan berwirausaha (2) meningkatkan pengetahuan hukum masyarakat melalui penyuluhan hukum dagang. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah: (1) Pendekatan religius (2) Pendekatan organisasi (3) Pendekatan kekerabatan (4) Pendekatan berdasarkan karakter masyarakat. Setelah kegiatan ini masyarakat Desa Pamijahan khususnya warga Kampung Citamiang 2 lebih mengetahui bagaimana hukum dalam berdagang dan lebih antusias dalam berwirausaha.
Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Perempuan Dalam Mengambil Keputusan Rumah Tangga di Indonesia Anisa, Zahra; Sari, Nurhalina; Amirus, Khoidar
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i2.931

Abstract

Latar Belakang: Target sasaran kesetaraan perempuan yang tertuang dalam tujuan SDGs nomor 5 yaitu mengenai, tercapainya pemberdayaan perempuan yang salah satunya adalah partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan sebesar 100%, sedangkan laporan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017, sebanyak 68% perempuan yang sudah menikah berpartisipasi dalam pengambilan keputusan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan rumah tangga di Indonesia berdasarkan SDKI 2017. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian analitik, dengan pendekatan cross sectional. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan chi-square. Populasi penelitian adalah 59.100 wanita berstatus kawin dan pernah kawin berdasarkan SDKI 2017, dengan sampel sebanyak 34.010 responden yang diambil dari masyarakat dari kelompok tertentu, seperti pengambilan sampel pada penelitian ini dengan kriteria WUS berusia 15-49 tahun. Hasil: Terdapat 30.055 (88,4%) WUS yang berpartisipasi. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa distribusi frekuensi kuintil kekayaan sebagian besar berada pada kategori terendah yaitu 7.671 (22,6), jenis pekerjaan WUS adalah sales 6.836 (20,1%), daerah perkotaan 17.189 (50,5%), dan tingkat pendidikan tertinggi adalah tingkat pendidikan menengah 17.708 (52,1%). Analisis bivariat, terdapat hubungan antara kuintil kekayaan (p-value 0,00 dengan OR 1,3), jenis pekerjaan (p-value 0,00 dengan OR 2,5), wilayah tempat tinggal (p-value 0,00 dengan OR 1,139), dan tingkat pendidikan (p-value 0,00 dengan OR 2,2) terhadap pengambilan keputusan rumah tangga pada wanita. Kesimpulan: Dari penelitian yang dilakukan, faktor kuintil kekayaan, pekerjaan dan pendidikan berpengaruh terhadap partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan rumah tangga. Variabel yang paling berpengaruh adalah pada kuintil pekerjaan manajerial dan administrasi. Kata kunci: Partisipasi perempuan; Keputusan; Rumah tangga; SDKI