Azhar Azhar
Institut Jam'iyah Mahmudiyah Langkat, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Literasi Keuangan dan Financial Technology Syariah dalam Mendorong Inklusi Keuangan Pada Pelaku UMKM Khairani Sakdiah; Azhar Azhar; Lisya Amanda
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 6 Nomor 2 Mei 2026
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v6i2.3693

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran literasi keuangan dan financial technology (fintech) syariah dalam mendorong inklusi keuangan pelaku UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap produk keuangan syariah, sedangkan fintech syariah memperluas akses transaksi dan layanan keuangan digital. Hambatan yang ditemukan meliputi rendahnya pemanfaatan pembiayaan digital dan fenomena ketertinggalan budaya (culture lag). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi keuangan dan pengembangan ekosistem fintech syariah menjadi strategi penting dalam meningkatkan inklusi keuangan UMKM.
Peran Dan Implementasi Prinsip Ekonomi Syariah dalam Pengelolaan Keuangan UMKM Anjur Perkasa; Azhar Azhar; Kurnia Ikhlas
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 6 Nomor 2 Mei 2026
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v6i2.3697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan, implementasi operasional, kendala, serta peluang penerapan prinsip ekonomi syariah dalam pengelolaan keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Tanjung Pura. Meskipun masyarakat setempat memiliki tingkat religiusitas yang tinggi, pra-penelitian menunjukkan mayoritas UMKM masih bergantung pada transaksi tunai, pencatatan manual, dan belum memahami akad finansial syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari pelaku UMKM dan pihak terkait. Analisis data menerapkan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan data melalui trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM memaknai prinsip syariah secara kuat pada dimensi etis-spiritual (kejujuran dan keberkahan), tetapi belum menerjemahkannya ke dalam aspek teknis-administrasi seperti akuntabilitas pencatatan (amanah) dan transparansi (shiddiq). Kesenjangan ini disebabkan oleh rendahnya literasi akuntansi syariah, persepsi kerumitan pembukuan, serta minimnya pendampingan dari lembaga keuangan syariah di tingkat kecamatan. Meskipun demikian, peluang pengembangan sangat terbuka melalui optimalisasi ekosistem digital halal dan pendekatan kemitraan komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi tata kelola keuangan berbasis syariah sangat mendesak untuk meningkatkan kredibilitas usaha, memperluas akses pembiayaan formal, dan menjamin keberlanjutan UMKM di tingkat lokal.