Priscillia Tiara Monica
Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengalaman Generasi Z dalam Menghadapi Fear of Missing Out (FOMO) di TikTok (Studi Fenomenologi pada Siswa SMK Negeri 9 Kota Tangerang) Priscillia Tiara Monica; Agung Putra Mulyana; Ali Imron Hamid
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FOMO (Fear of Missing Out) merupakan fenomena kekhawatiran individu akan tertinggal dari pengalaman orang lain yang semakin relevan di kalangan Generasi Z seiring tingginya intensitas penggunaan TikTok. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna pengalaman FOMO, mengidentifikasi hal-hal yang memicu munculnya FOMO, serta menganalisis respons siswa SMK Negeri 9 Kota Tangerang dalam menghadapi FOMO saat menggunakan TikTok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz yang didukung Teori Perbandingan Sosial, Teori Motivasi Diri, dan Teori Media Baru. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan observasi pasif terhadap lima informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO dimaknai secara beragam, mulai dari tekanan mempertahankan eksistensi relasional, kecemasan menjadi pihak yang tertinggal, upaya menjaga citra diri, perasaan tidak pernah merasa cukup akibat perbandingan sosial, hingga kekhawatiran kehilangan momen sosial yang tidak dapat diulang. Munculnya FOMO dipicu oleh lingkungan pertemanan, standar internal yang terbentuk melalui upward social comparison, kebutuhan akan keterhubungan sosial (relatedness), serta karakteristik TikTok, khususnya algoritma For You Page, yang berinteraksi dengan pengalaman negatif masa lalu sebagai because motives. Dalam meresponsnya, informan menunjukkan kecenderungan menyesuaikan diri dengan tren untuk mempertahankan keterhubungan sosial sekaligus membatasi penggunaan TikTok sebagai bentuk kontrol diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa FOMO merupakan pengalaman subjektif dan dinamis yang tidak hanya menimbulkan tekanan psikologis, tetapi juga dapat dimaknai sebagai dorongan untuk berkembang.