Transformasi digital dalam kehidupan masyarakat perlu diintegrasikan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan untuk membentuk masyarakat yang adaptif, partisipatif, dan religius. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan integrasi Program Serang Mengaji dan Serang Digital menuju Smart Religius Community di Kelurahan Pabuaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui Participatory Learning and Action (PLA), yang meliputi identifikasi masalah, analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan intervensi, pendampingan, monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut. Informan dipilih secara purposive sebanyak tujuh orang yang terdiri atas unsur pemerintah kelurahan, tokoh agama, pengurus kegiatan keagamaan, pemuda, dan masyarakat. Implementasi Serang Digital diarahkan pada penguatan komunikasi, penyebaran informasi, dokumentasi, pembelajaran, publikasi, keterampilan digital, dan partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pada pola pemanfaatan teknologi digital. Jumlah pengguna/anggota meningkat dari 27 menjadi 107 orang, atau bertambah 80 pengguna (296,3%). Selain itu, penyebaran informasi menjadi lebih dinamis, dokumentasi lebih tersebar, pembelajaran lebih aktif, publikasi berkembang pada tingkat individu dan kelompok, serta keterampilan digital menjadi lebih variatif dan menarik. Partisipasi masyarakat juga menunjukkan respons yang lebih antusias. Integrasi Serang Mengaji dan Serang Digital memperluas ruang pembelajaran dan komunikasi keagamaan serta memperkuat kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara positif dan berkelanjutan.