Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Model Implementasi Serang Mengaji dan Serang Digital Menuju Smart Religius Community Benies Husaeni; Surya Alam; Sastra Wijaya; Reva Nur Khalifah; Muhammad Najiulloh; Neng Silvi Miladiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v5i1.1673

Abstract

Transformasi digital dalam kehidupan masyarakat perlu diintegrasikan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan untuk membentuk masyarakat yang adaptif, partisipatif, dan religius. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan integrasi Program Serang Mengaji dan Serang Digital menuju Smart Religius Community di Kelurahan Pabuaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui Participatory Learning and Action (PLA), yang meliputi identifikasi masalah, analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan intervensi, pendampingan, monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut. Informan dipilih secara purposive sebanyak tujuh orang yang terdiri atas unsur pemerintah kelurahan, tokoh agama, pengurus kegiatan keagamaan, pemuda, dan masyarakat. Implementasi Serang Digital diarahkan pada penguatan komunikasi, penyebaran informasi, dokumentasi, pembelajaran, publikasi, keterampilan digital, dan partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pada pola pemanfaatan teknologi digital. Jumlah pengguna/anggota meningkat dari 27 menjadi 107 orang, atau bertambah 80 pengguna (296,3%). Selain itu, penyebaran informasi menjadi lebih dinamis, dokumentasi lebih tersebar, pembelajaran lebih aktif, publikasi berkembang pada tingkat individu dan kelompok, serta keterampilan digital menjadi lebih variatif dan menarik. Partisipasi masyarakat juga menunjukkan respons yang lebih antusias. Integrasi Serang Mengaji dan Serang Digital memperluas ruang pembelajaran dan komunikasi keagamaan serta memperkuat kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara positif dan berkelanjutan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR HANDOUT DENGAN PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA BERBASIS BUDAYA LOKAL DI BANTEN Teti Trisnawati; Sastra Wijaya
Jurnal Genta Mulia Vol. 12 No. 2 (2021): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v12i2.387

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk membuat dan mengembangkan bahan ajar handout dengan pendekatan etnomatematika berbasis budaya lokal di Banten pada pokok bahasan transformasi geometri dan untuk mengetahui bagaimana sikap siswa terhadap pendekatan etnomatematika. Model penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan oleh Sugiyono. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: angket dan observasi. Bahan ajar handout dengan pendekatan etnomatematika berbasis budaya lokal di Banten divalidasi oleh para ahli yang terdiri dari ahli dua pendidikan yaitu ahli media pembelajaran berupa bahan ajar handout dan dua ahli matematika yaitu ahli materi bahan ajar handout, selanjutnya bahan ajar diuji cobakan pada siswa kelas XI SMA IT Darussalam. Berdasarkan hasil validasi ini menunjukan bahwa validasi ahli media pembelajaran I berada pada kualifikasi sangat baik dengan 87,5%, validasi ahli materi pembelajaran I berada pada kualifikasi sangat baik dengan 81,3%, validasi ahli materi pembelajaran II berada pada kualifikasi baik dengan 80,00%, dan uji coba kelompok luas berada pada kualifikasi baik dengan 72,63%. Dengan demikian bahan ajar handout dengan pendekatan etnomatematika berbasis budaya lokal Banten dapat digunakan sebagai alternativ pilihan pada pokok bahasan transformasi geometri.
Pengembangan Media Kontekstual Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Martin Felix Natanael Martin Felix Natanael; Anna Maria Oktaviani; Sastra Wijaya
Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/adrg.v6i2.3460

Abstract

Science learning in elementary schools is often presented theoretically, triggering misconceptions and reducing student interest in electrical energy conversion. This study examined the effectiveness of an offline physical learning aid based on STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics), the "Simple Electric Kit," in improving concept understanding and learning interest among fifth-grade students at SD Negeri Terondol. The method used a Research and Development (R&D) design with the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate), involving 30 students selected through simple random sampling from a population of 92. Data were collected via a concept comprehension test (15 multiple-choice items) and a learning interest questionnaire in pretest-posttest format, analyzed using the Paired Sample t-Test and Normalized Gain (N-Gain). Results showed significant improvement in concept understanding from 48.33 to 83.67 (N-Gain=0.68, moderate category) and learning interest from 56.50 to 85.17 (N-Gain=0.66, moderate category), with p=0.000 (p<0.05), and successfully eliminated students' electrical circuit misconceptions. These findings contribute to affordable, inclusive, and effective learning media innovation using locally recycled materials, requiring no internet connection or costly digital devices