Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Mediator analysis job satisfaction: The relationship between work life balance and turnover intentions Wahid Sumarjo; Dedeh Kurniasih; John Chaidir; Tajudin Tajudin; Surya Alam
Indonesia Auditing Research Journal Vol. 15 No. 2 (2026): June: Auditing, Finance, IT Plan, IT Governance, Risk
Publisher : Institute of Accounting Research and Novation (IARN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/arj.v15i2.660

Abstract

This study aims to analyze the effect of work-life balance on turnover intention with job satisfaction as a mediating variable in employees of PT San Fang Indonesia. This study used a quantitative approach with saturated sampling techniques involving 95 respondents. Data were collected through a Likert scale questionnaire and analyzed using the PLS-SEM method with SmartPLS 4. The results of the study show that work-life balance has a negative and significant effect on turnover intention, as well as a positive and significant effect on job satisfaction. Job satisfaction has also been shown to have a significant negative effect on turnover intention. In addition, job satisfaction plays a significant mediator in the relationship between work-life balance and turnover intention. These findings indicate that improving work-life balance not only directly decreases employee exit intentions, but also through increased job satisfaction. This research emphasizes the importance of organizational policies that support work-life balance to increase job satisfaction and reduce turnover rates. The results of this study make an empirical contribution to the development of human resource management strategies, especially in the manufacturing sector.
The Influence of Education, Length of Service and Workload on Employee Performance at the Serang District Health Office Acih Acih; Siti Oni Isnenti; Ahmad Enuh; Abdurrohman Abdurrohman; Surya Alam
Enrichment : Journal of Management Vol. 15 No. 6 (2026): Management Science And Field
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/enrichment.v15i6.2463

Abstract

This study investigated how education level, length of service, and workload affect employee performance at the Serang Regency Health Office. Employing a quantitative descriptive–causal approach, the research used a census method involving all 92 civil servants to ensure full population representation. Data collection relied mainly on structured questionnaires with a five-point Likert scale, supported by interviews, direct observations, and document review. The data were analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression with SPSS software, following validity, reliability, and classical assumption testing to ensure the suitability of the regression model. The results demonstrate that education level and length of service have positive and statistically significant effects on employee performance, indicating that higher educational attainment and longer work experience contribute to better performance outcomes. In contrast, workload shows a significant negative effect, suggesting that excessive or poorly managed workloads hinder effectiveness and productivity. Simultaneously, all three variables significantly influence performance, with the model explaining 62.7% of performance variance. Education emerged as the most influential positive factor, while workload was the strongest negative determinant, emphasizing the importance of integrated human resource policies that balance capability development and workload management
Sosialisasi HIV/AIDS sebagai Upaya Membangun Generasi Sehat, Peduli, dan Bebas Stigma di Kelurahan Panggungjati, Kota Serang Lesi Lesiani; Surya Alam; Andika Cahaya Purnama; Khaerun Nufus; Sumyanah Sumyanah; Fitriah Fitriah; M Esa Ardiansyah; Dini Fitriani Putri; Khaerudin Khaerudin; Nova Lestari; Peni Wandira; Adha Adha; Dina Lorensa; Bella Safitri; Risma Amelia; M Ferdiansyah; Marisah Marisah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v5i1.1662

Abstract

Kasus HIV/AIDS di Kota Serang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang diperparah oleh rendahnya literasi kesehatan dan masih adanya stigma terhadap Orang dengan HIV (ODHIV). Kondisi tersebut mendorong pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi HIV/AIDS di Kelurahan Panggungjati, Kota Serang. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai HIV/AIDS, mekanisme penularan, upaya pencegahan, deteksi dini, pengobatan, serta pentingnya mengurangi stigma terhadap ODHIV. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan (health education) melalui ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan melalui observasi, lembar evaluasi peserta, dan refleksi bersama mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) mengikuti kegiatan hingga selesai. Sebanyak 8 peserta mengajukan pertanyaan dan 3 peserta memberikan tanggapan dalam sesi diskusi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 100% peserta menilai materi sangat sesuai dengan kebutuhan dan sangat bermanfaat, 75% menyatakan materi sangat jelas, 75% sangat paham, dan 75% sangat puas terhadap pelaksanaan kegiatan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa sosialisasi dengan pendekatan pendidikan kesehatan interaktif dapat diterima dengan baik sebagai media edukasi HIV/AIDS di tingkat komunitas. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan tenaga kesehatan dalam mendukung promosi kesehatan serta upaya pengurangan stigma terhadap ODHIV.
Model Implementasi Serang Mengaji dan Serang Digital Menuju Smart Religius Community Benies Husaeni; Surya Alam; Sastra Wijaya; Reva Nur Khalifah; Muhammad Najiulloh; Neng Silvi Miladiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v5i1.1673

Abstract

Transformasi digital dalam kehidupan masyarakat perlu diintegrasikan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan untuk membentuk masyarakat yang adaptif, partisipatif, dan religius. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan integrasi Program Serang Mengaji dan Serang Digital menuju Smart Religius Community di Kelurahan Pabuaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui Participatory Learning and Action (PLA), yang meliputi identifikasi masalah, analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan intervensi, pendampingan, monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut. Informan dipilih secara purposive sebanyak tujuh orang yang terdiri atas unsur pemerintah kelurahan, tokoh agama, pengurus kegiatan keagamaan, pemuda, dan masyarakat. Implementasi Serang Digital diarahkan pada penguatan komunikasi, penyebaran informasi, dokumentasi, pembelajaran, publikasi, keterampilan digital, dan partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pada pola pemanfaatan teknologi digital. Jumlah pengguna/anggota meningkat dari 27 menjadi 107 orang, atau bertambah 80 pengguna (296,3%). Selain itu, penyebaran informasi menjadi lebih dinamis, dokumentasi lebih tersebar, pembelajaran lebih aktif, publikasi berkembang pada tingkat individu dan kelompok, serta keterampilan digital menjadi lebih variatif dan menarik. Partisipasi masyarakat juga menunjukkan respons yang lebih antusias. Integrasi Serang Mengaji dan Serang Digital memperluas ruang pembelajaran dan komunikasi keagamaan serta memperkuat kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara positif dan berkelanjutan.