Penerapan Closed Loop Supply Chain (CLSC) pada industri daur ulang plastik semakin menjadi perhatian sebagai pendekatan strategis untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, mengurangi limbah, dan mendukung implementasi ekonomi sirkular. Namun, sebagian besar penelitian masih membahas aspek logistik, teknologi, maupun kebijakan secara terpisah sehingga belum memberikan sintesis yang komprehensif mengenai perkembangan CLSC. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep Closed Loop Supply Chain, mengidentifikasi tren implementasi, mengevaluasi berbagai tantangan, serta mengkaji peluang penelitian pada industri daur ulang plastik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode narrative literature review melalui sintesis berbagai publikasi ilmiah bereputasi internasional yang diperoleh dari Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, Wiley Online Library, Taylor & Francis Online, dan Google Scholar. Analisis dilakukan secara naratif dan tematik berdasarkan lima kelompok pembahasan utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan CLSC didukung oleh digitalisasi rantai pasok, penerapan Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), blockchain, serta kebijakan Extended Producer Responsibility (EPR). Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan teknis, ekonomi, kelembagaan, dan koordinasi antarpemangku kepentingan. Penelitian ini memberikan sintesis komprehensif mengenai perkembangan CLSC sekaligus mengidentifikasi peluang penelitian yang mendukung transformasi industri daur ulang plastik menuju sistem rantai pasok yang lebih sirkular, efisien, dan berkelanjutan.