Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan motorik halus anak kelompok B di TK Negeri Pembina 02 XIII Koto Kampar. Terdapat anak yang belum mampu memegang alat tulis dengan benar, mengikuti pola secara tepat, serta mengoordinasikan gerakan mata dan tangan saat melakukan kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan menjiplak daun-daunan pada anak kelompok B usia 5–6 tahun di TK Negeri Pembina 02 XIII Koto Kampar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 anak, terdiri atas 7 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase pencapaian perkembangan kemampuan motorik halus anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menjiplak daun-daunan mampu meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Persentase ketuntasan pada Siklus I mencapai 75% dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), kemudian meningkat pada Siklus II menjadi 91,67%, sehingga telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Peningkatan terlihat pada kemampuan anak dalam memegang alat tulis dengan benar, mengoordinasikan gerakan mata dan tangan, mengikuti pola daun secara tepat, serta menyelesaikan kegiatan dengan lebih mandiri. Dengan demikian, kegiatan menjiplak daun-daunan terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak kelompok B usia 5–6 tahun di TK Negeri Pembina 02 XIII Koto Kampar.