Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

The Impact of Free Fire Online Games on Students' Social Behavior at Elementary School Dian Febriady; Putri Hana Pebriana; Melvi Lesmana Alim; Rizki Ananda
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 8 No 2 (2022): JIP Jurnal Ilmiah PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v8i2.14165

Abstract

This study aims to determine the impact of the online game Free Fire on students' social behavior at SDN 004 Bangkinang Kota. This research is quantitative research using the exposed facto method. The population in this study were third-grade students at SD Negeri 004 Bangkinang Kota, while the sample used in this study consisted of 40 students. The essential findings obtained were that students at SD Negeri 004 Bangkinang Kota were addicted to online games, which had an impact on the social behavior of students who tended to get angry quickly and use harsh or impolite language with teachers and friends. Online game addiction experienced in childhood can affect aspects of students' social behavior in living their daily lives, especially in class III students of SD Negeri 004 Bangkinang Kota, who are entering their final childhood. Hence, discussing the positive and negative impacts in more detail is necessary. Carry on. Online games can have a positive effect. Students can practice mindsets, socialize with fellow teams, and act as entertainers when tired. Online games can also have a negative impact because they can affect student behavior patterns, interfere with health, and cause addiction. The results showed that 26 respondents (65%) had the intensity of playing free fire online games in the frequent category. As much as 45% of free fire online gameplay has a positive impact on students, and as much as 55% of free fire online gameplay harms students. The study results show the effect of the online game Free Fire on the social behavior of students at SD Negeri 004 Bangkinang Kota.
Penguatan Peran Orang Tua dalam Mendampingi Perkembangan Anak Usia Dini di Era Digital RA Ridho Ilahi Yenda Puspita; Sean Marta Efastri; Melvi Lesmana Alim; Joni Joni; Dwi Elsi Flora
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.174

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan masih rendahnya pemahaman sebagian orang tua dalam mendampingi perkembangan anak usia dini di era digital, terutama terkait pengaturan penggunaan perangkat digital, pemilihan konten yang sesuai, dan penerapan pola pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan orang tua dalam menerapkan pengasuhan digital yang tepat. Kegiatan dilaksanakan di RA Ridho Ilahi dengan sasaran orang tua atau wali peserta didik menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, dan angket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta pada seluruh indikator yang diukur. Nilai rata-rata pre-test meningkat dari 62,9% menjadi 93,1% pada post-test dengan peningkatan sebesar 30,2%. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman mengenai batas waktu penggunaan perangkat digital sesuai usia anak dan konsep pengasuhan digital. Selain peningkatan pengetahuan, peserta menunjukkan perubahan sikap melalui komitmen untuk mendampingi anak saat menggunakan perangkat digital, membatasi durasi penggunaan, memilih konten yang edukatif, serta meningkatkan interaksi langsung dalam keluarga. Kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat literasi pengasuhan digital dan meningkatkan kemitraan antara sekolah dan orang tua dalam mendukung perkembangan anak usia dini.
Penguatan Peran Orang Tua dalam Mendampingi Perkembangan Anak Usia Dini di Era Digital RA Ridho Ilahi Yenda Puspita; Sean Marta Efastri; Melvi Lesmana Alim; Joni Joni; Dwi Elsi Flora
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.174

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan masih rendahnya pemahaman sebagian orang tua dalam mendampingi perkembangan anak usia dini di era digital, terutama terkait pengaturan penggunaan perangkat digital, pemilihan konten yang sesuai, dan penerapan pola pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan orang tua dalam menerapkan pengasuhan digital yang tepat. Kegiatan dilaksanakan di RA Ridho Ilahi dengan sasaran orang tua atau wali peserta didik menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, dan angket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta pada seluruh indikator yang diukur. Nilai rata-rata pre-test meningkat dari 62,9% menjadi 93,1% pada post-test dengan peningkatan sebesar 30,2%. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman mengenai batas waktu penggunaan perangkat digital sesuai usia anak dan konsep pengasuhan digital. Selain peningkatan pengetahuan, peserta menunjukkan perubahan sikap melalui komitmen untuk mendampingi anak saat menggunakan perangkat digital, membatasi durasi penggunaan, memilih konten yang edukatif, serta meningkatkan interaksi langsung dalam keluarga. Kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat literasi pengasuhan digital dan meningkatkan kemitraan antara sekolah dan orang tua dalam mendukung perkembangan anak usia dini.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Melalui Metode Bernyanyi di TK Islam Harapan Bunda Sukaramai Fitri Yati; Joni Joni; Melvi Lesmana Alim; Yenda Puspita; Musnar Indra Daulay
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.694

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal huruf anak sehingga memerlukan adanya penggunaan metode dan media untuk meningkatkan kemampuan anak dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf yaitu dengan media kincir angka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun dalam kegiatan meningkatkan kemampuan mengenal huruf melalui metode bernyanyi di TK Islam Harapan Bunda Sukaramai. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian adalah 10 orang anak kelompok B. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan kognitif anak setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode bernyanyi dan dari pratindakan hingga siklus II. Pada pratindakan, sebagian besar anak masih berada pada kriteria Belum Berkembang dengan persentase 40% dan Mulai Berkembang dengan persentase 60%, namun setelah tindakan siklus I terjadi peningkatan dengan persentase 20% pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan dan siklus II dengan persentase 90% pada kriteria Berkembang Sangat Baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode bernyanyi dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak TK Islam Harapan Bunda Sukaramai.
Penggunaan Balok Cuisenaire untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan pada Anak di TK As-Sholihin Salo Rahmi Ramadhani; Yenda Puspita; Melvi Lesmana Alim
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.751

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4–5 tahun di TK As-Sholihin Salo. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak melalui penerapan media balok Cuisenaire. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 22 anak usia 4–5 tahun di TK As-Sholihin Salo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan balok Cuisenaire mampu meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak secara signifikan. Persentase anak yang berada pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) pada tahap pra tindakan sebesar 2%, meningkat menjadi 68% pada Siklus I, dan mencapai 93% pada Siklus II. Persentase anak pada kategori Belum Berkembang (BB) yang semula sebesar 52% menurun menjadi 1% pada Siklus I dan tidak ditemukan lagi pada Siklus II. Peningkatan kemampuan tersebut terjadi karena balok Cuisenaire memberikan pengalaman belajar yang konkret, visual, manipulatif, dan menyenangkan sehingga anak lebih mudah memahami konsep bilangan. Penerapan balok Cuisenaire terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4–5 tahun di TK As-Sholihin Salo.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Mewarnai dengan Bahan Alam di TK Negeri Pembina 01 Kampar Irma Yuliani; Moh Fauziddin; Yenda Puspita; Musnar Indra Daulay; Melvi Lesmana Alim
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.677

Abstract

Kemampuan motorik halus anak kelompok B3 di TK Negeri Pembina 01 Kampar masih rendah, ditandai dengan kesulitan anak dalam mengontrol gerakan tangan dan tekanan saat mewarnai, mewarnai sesuai batas gambar, serta menyelesaikan kegiatan mewarnai hingga selesai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan mewarnai dengan bahan alam. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri atas dua pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 17 anak yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada kondisi awal, anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 17,65% dan belum terdapat anak yang mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Setelah tindakan diberikan, pada Siklus II Pertemuan II persentase anak yang mencapai kategori BSH meningkat menjadi 47,06% dan kategori BSB menjadi 43,14%. Secara keseluruhan, persentase anak yang mencapai kategori BSH dan BSB mencapai 90,20%, sehingga indikator keberhasilan penelitian telah tercapai. Dengan demikian, kegiatan mewarnai dengan bahan alam efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B3 di TK Negeri Pembina 01 Kampar.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Melalui Metode Bernyanyi di TK Islam Harapan Bunda Sukaramai Fitri Yati; Joni Joni; Melvi Lesmana Alim; Yenda Puspita; Musnar Indra Daulay
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.694

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal huruf anak sehingga memerlukan adanya penggunaan metode dan media untuk meningkatkan kemampuan anak dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf yaitu dengan media kincir angka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun dalam kegiatan meningkatkan kemampuan mengenal huruf melalui metode bernyanyi di TK Islam Harapan Bunda Sukaramai. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian adalah 10 orang anak kelompok B. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan kognitif anak setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode bernyanyi dan dari pratindakan hingga siklus II. Pada pratindakan, sebagian besar anak masih berada pada kriteria Belum Berkembang dengan persentase 40% dan Mulai Berkembang dengan persentase 60%, namun setelah tindakan siklus I terjadi peningkatan dengan persentase 20% pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan dan siklus II dengan persentase 90% pada kriteria Berkembang Sangat Baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode bernyanyi dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak TK Islam Harapan Bunda Sukaramai.
Penggunaan Balok Cuisenaire untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan pada Anak di TK As-Sholihin Salo Rahmi Ramadhani; Yenda Puspita; Melvi Lesmana Alim
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.751

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4–5 tahun di TK As-Sholihin Salo. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak melalui penerapan media balok Cuisenaire. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 22 anak usia 4–5 tahun di TK As-Sholihin Salo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan balok Cuisenaire mampu meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak secara signifikan. Persentase anak yang berada pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) pada tahap pra tindakan sebesar 2%, meningkat menjadi 68% pada Siklus I, dan mencapai 93% pada Siklus II. Persentase anak pada kategori Belum Berkembang (BB) yang semula sebesar 52% menurun menjadi 1% pada Siklus I dan tidak ditemukan lagi pada Siklus II. Peningkatan kemampuan tersebut terjadi karena balok Cuisenaire memberikan pengalaman belajar yang konkret, visual, manipulatif, dan menyenangkan sehingga anak lebih mudah memahami konsep bilangan. Penerapan balok Cuisenaire terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4–5 tahun di TK As-Sholihin Salo.