A. Daniel Anderson Munthe
Program Studi Manajemen Konstruksi, Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI KECUKUPAN KAPASITAS SALURAN DRAINASE JALAN TIPE U-DITCH PRACETAK JALAN TELUK NIBUNG Arrisha Anggraini; Wenny Herdianti; Wisnu Prayogo; Yuni Yolanda; Rizky Simanjuntak; A. Daniel Anderson Munthe
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 9, Nomor 2, Mei 2026
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v9i2.36951

Abstract

Urban road drainage systems are critical infrastructure for managing surface runoff and preventing inundation, particularly in densely populated residential corridors where land imperviousness is high. Teluk Nibung Road (STA. 188+855–189+295) in Tanjung Balai, North Sumatra, is a 440-meter corridor served by precast U-ditch drainage channels that have never been technically evaluated for hydraulic adequacy, thereby necessitating a systematic assessment. The evaluation methodology follows Pd T-02-2006-B, encompassing hydrological analysis using the Rational Method to derive the design discharge (Qr), hydraulic analysis using the Manning equation to determine the existing channel capacity (Qs), and capacity adequacy assessment based on the criterion Qs ≥ Qr. Rainfall data were sourced from the Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) through the Tanjung Balai City Statistics Agency (BPS) covering the period 2008–2017, with a 5-year return period applied. The time of concentration, computed from overland flow travel time and channel flow travel time, yielded Tc = 6.530 minutes (0.109 hours), and the 5-year design rainfall intensity was established at 175 mm/h. The catchment area is 6,160 m², and a base runoff coefficient C₀ representing land-cover characteristics was applied together with a correction factor fk to account for dense residential conditions and planning safety margins, yielding a design discharge of Qr = 0.283 m³/s. The existing channel (0.60 m × 0.30 m) has a hydraulic capacity of Qs = 0.907 m³/s, confirming that Qs ≥ Qr and the channel is hydraulically adequate under the analyzed conditions. Nevertheless, operational performance remains susceptible to reduction in effective cross-sectional area owing to sedimentation and solid waste accumulation, and therefore routine maintenance is recommended to sustain drainage functionality. Abstrak Sistem drainase jalan perkotaan berperan penting dalam mengendalikan limpasan air hujan dan mencegah genangan, khususnya pada koridor permukiman padat dengan tingkat kedap air yang tinggi. Jalan Teluk Nibung (STA. 188+855–189+295) di Tanjung Balai, Sumatera Utara, merupakan koridor sepanjang 440 meter yang dilayani saluran drainase U-ditch pracetak dan belum pernah dievaluasi secara teknis terkait kecukupan kapasitasnya, sehingga diperlukan evaluasi yang sistematis. Metodologi evaluasi mengacu pada Pd T-02-2006-B, meliputi analisis hidrologi menggunakan metode rasional untuk memperoleh debit rencana (Qr), analisis hidraulika dengan persamaan Manning untuk menentukan kapasitas saluran eksisting (Qs), serta evaluasi kecukupan kapasitas berdasarkan kriteria Qs ≥ Qr. Data curah hujan bersumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjung Balai, mencakup periode 2008–2017 dengan periode ulang 5 tahun. Waktu konsentrasi dihitung dari komponen waktu aliran permukaan dan waktu aliran dalam saluran, sehingga diperoleh Tc = 6,530 menit (0,109 jam), sedangkan intensitas hujan rencana periode ulang 5 tahun ditetapkan sebesar 175 mm/jam. Luas daerah tangkapan adalah 6.160 m², dan koefisien limpasan dasar C₀ yang merepresentasikan karakteristik tutupan lahan digunakan bersama faktor koreksi fk untuk merepresentasikan kondisi kawasan permukiman padat dan faktor keamanan perencanaan, sehingga diperoleh debit rencana Qr = 0,283 m³/det. Saluran eksisting berdimensi 0,60 m × 0,30 m memiliki kapasitas hidraulis Qs = 0,907 m³/det, sehingga Qs ≥ Qr dan saluran dinyatakan memadai secara hidraulis pada kondisi yang dianalisis. Meskipun demikian, kinerja operasional tetap rentan terhadap penurunan luas penampang efektif akibat sedimentasi dan akumulasi sampah, sehingga pemeliharaan rutin direkomendasikan untuk menjaga fungsi drainase.