Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelolaan Iklim Komunikasi Organisasi Dalam Meningkatkan Pelayanan Customer Pada Starbucks Metropole Rizka Fajar Imani; Agung Putra Mulyana; Ali Imron Hamid
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2834

Abstract

Pengelolaan iklim komunikasi organisasi merupakan faktor penting dalam mendukung peningkatan pelayanan customer. Komunikasi yang baik dapat menciptakan koordinasi, kerja sama, dan hubungan yang positif antarkaryawan sehingga pelayanan kepada customer dapat berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan iklim komunikasi organisasi dalam meningkatkan pelayanan customer di Starbucks Metropole berdasarkan enam iklim komunikasi organisasi menurut Pace dan Faules . Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas Store Manager, Supervisor, Barista, dan customer Starbucks Metropole. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan iklim komunikasi organisasi di Starbucks Metropole telah berjalan dengan baik. Kepercayaan, keterbukaan komunikasi, kejujuran, partisipasi dalam pengambilan keputusan, komunikasi dua arah, serta perhatian terhadap tujuan organisasi mendukung koordinasi kerja yang efektif dan meningkatkan kualitas pelayanan customer. Dengan demikian, pengelolaan iklim komunikasi organisasi berperan penting dalam menciptakan pelayanan yang cepat, ramah, responsif, dan sesuai dengan standar Starbucks.
Pengelolaan Instagram Kementerian Ketenagakerjaan RI dalam Mempertahankan Citra Positif Di Masyarakat Lingga Fanisah; Agung Putra Mulyana; Ali Imron Hamid
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2837

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI di Instagram (@kemnaker) dalam merespons krisis akibat disinformasi keterlambatan pencairan uang saku Maganghub. Tujuannya adalah membedah pengelolaan media sosial menggunakan pilar Share, Optimize, Manage, dan Engage (SOME), serta dampaknya terhadap pergeseran citra lembaga dari current image ke wish image. Menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan paradigma konstruktivisme, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi digital (2025–2026). ​Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pilar Share dan Optimize, Kemnaker mengutamakan estetika visual satu arah dan mengalihkan keluhan dari kolom komentar ke ruang privat (DM/WhatsApp) demi menjaga wibawa akun. Pada pilar Manage dan Engage, interaksi publik dikendalikan ketat melalui jawaban seragam (template). Disimpulkan bahwa pendekatan komunikasi yang defensif dan mekanis ini menciptakan pembatas emosional dan menghambat dialog dua arah yang empatik. Akibatnya, alih-alih meredam krisis, strategi tersebut justru memperkuat current image negatif Kemnaker sebagai lembaga birokratis yang tidak responsif. Kegagalan ini menggerus kepercayaan publik sehingga wish image sebagai institusi transparan, humanis, dan responsif gagal terwujud di ruang digital.