Rezqiqah Aulia Rahmat
Universitas Tamalatea Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Indeks Eritrosit Dan Kadar Serum Feritin Sebagai Indikator Risiko Anemia Dalam Mendukung Pengembangan Program Promosi Kesehatan Di Rs Dr.Tadjuddin Chalid Makassar Rezqiqah Aulia Rahmat; Rahmawati Azis; Muh. Ilyas Nur
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1511

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih memiliki prevalensi tinggi dan berdampak terhadap kualitas hidup serta produktivitas. Indeks eritrosit (MCV, MCH, dan MCHC) serta kadar serum feritin merupakan parameter laboratorium yang berperan dalam deteksi dini anemia. Penelitian ini bertujuan menganalisis gambaran indeks eritrosit dan kadar serum feritin, hubungannya dengan kejadian anemia, serta pemanfaatannya dalam mendukung pengembangan Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) di RS Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain crosssectional menggunakan data sekunder rekam medis 1.500 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki nilai indeks eritrosit dan kadar serum feritin normal. Uji Chi-Square menunjukkan bahwa MCV, MCH, MCHC, dan kadar serum feritin berhubungan signifikan dengan kejadian anemia (p<0,001). Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa MCV rendah merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian anemia (OR=5,31; 95% CI=3,95–7,21), diikuti MCH rendah (OR=3,31), kadar serum feritin rendah (OR=2,32), dan MCHC rendah (OR=1,84). Disimpulkan bahwa indeks eritrosit dan kadar serum feritin merupakan indikator yang berhubungan dengan kejadian anemia dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar deteksi dini serta pengembangan PKRS melalui skrining, edukasi kesehatan, konseling gizi, dan intervensi promotive bagi kelompok berisiko