Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Dampak Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah terhadap Biaya Hidup dan Daya Beli Mahasiswa Universitas Negeri Medan Leri L Sembiring; Nusavel I Tampubolon; Samuel E Hutajulu; Viola R Malau; Yohana I C Siahaan; Dede Ruslan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap biaya hidup dan daya beli mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED). Fluktuasi nilai tukar merupakan salah satu indikator makroekonomi yang berpengaruh terhadap perubahan harga barang dan jasa, terutama produk yang memiliki kandungan impor. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan biaya hidup serta menurunkan daya beli mahasiswa yang sebagian besar masih bergantung pada uang saku dengan nominal relatif tetap. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei terhadap 31 mahasiswa aktif UNIMED yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi serta persentase untuk menggambarkan tingkat kesadaran mahasiswa, dampak terhadap komponen biaya hidup, strategi adaptasi finansial, dan pengaruhnya terhadap aktivitas akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memahami adanya fluktuasi nilai tukar dan merasakan peningkatan biaya hidup, khususnya pada kebutuhan pangan, transportasi, serta produk kebersihan. Untuk menyesuaikan kondisi tersebut, mahasiswa melakukan berbagai strategi, antara lain mengurangi pengeluaran hiburan, memilih produk yang lebih ekonomis, mengurangi frekuensi makan di luar, dan mencari tambahan pendapatan. Selain berdampak pada aspek ekonomi, tekanan finansial juga memengaruhi konsentrasi belajar dan kualitas akademik mahasiswa. Temuan ini menguatkan teori inflasi impor, daya beli, dan perilaku konsumsi bahwa pelemahan nilai tukar dapat mengurangi kemampuan konsumsi kelompok berpendapatan tetap. Penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah, perguruan tinggi, dan mahasiswa dalam merumuskan kebijakan serta strategi adaptasi terhadap dampak fluktuasi nilai tukar.