Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Karyawan di Ramayana Teladan Medan Silvia Putri Ningsih; Supriadi Supriadi; M. Tahir
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan di Ramayana Teladan Medan. Fenomena utama dalam penelitian ini diidentifikasi dari adanya penurunan atau belum optimalnya pencapaian target kerja harian karyawan ritel modern meskipun perusahaan telah mengalokasikan program pelatihan tahunan secara berkala. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian ini menguji seluruh populasi karyawan tetap dan kontrak di Ramayana Teladan Medan yang berjumlah 84 orang melalui teknik total sampling (sensus). Pengumpulan data primer dilakukan secara komprehensif menggunakan instrumen kuesioner berskala Likert 5 poin yang telah lolos uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi uji asumsi klasik (normalitas, multikolinieritas, heteroskedastisitas, autokorelasi), analisis regresi linier berganda, serta pengujian hipotesis (uji t parsial dan uji F simultan) yang diolah melalui perangkat lunak IBM SPSS 23.0. Hasil pengujian parsial menunjukkan bahwa variabel Pelatihan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai thitung 20.751 > ttabel 1.663. Demikian pula, variabel Pengembangan SDM (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai thitung 6.015 > ttabel 1.663. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif signifikan dengan nilai Fhitung mencapai 680.740 > Ftabel 3.11 serta nilai signifikansi 0.000 < 0.05. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.953 mengindikasikan bahwa sebesar 95.3% variasi variabel kinerja karyawan dapat dijelaskan secara eksplanatoris oleh program pelatihan dan pengembangan SDM, sedangkan sisanya sebesar 4.7% dipengaruhi oleh faktor eksternal lain di luar pemodelan regresi ini.