Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Work Family Balance terhadap Psychological Well-Being pada Perempuan yang Melaksanakan Peran Ganda (Studi pada Guru Perempuan di Yayasan Madaniyah) Salman Al Farizy; Syarifuddin Sulaiman; Syahidah Rahmah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work family balance terhadap psychological well-being pada guru perempuan di Yayasan Madaniyah Gunung Silanu, Kabupaten Jeneponto. Guru perempuan yang menjalankan peran ganda sebagai pendidik sekaligus istri atau ibu menghadapi berbagai tuntutan yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis. Oleh karena itu, kemampuan menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga menjadi faktor penting dalam mendukung kondisi psikologis yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 35 guru perempuan, dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Data dianalisis dengan bantuan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, serta analisis regresi linear sederhana untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work family balance memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap psychological well-being guru perempuan di Yayasan Madaniyah Gunung Silanu. Semakin baik kemampuan guru dalam menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dan kehidupan keluarga, semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan psikologis yang dimiliki. Temuan ini menunjukkan bahwa keseimbangan antara kehidupan kerja dan keluarga merupakan faktor yang berperan dalam meningkatkan kualitas psikologis guru perempuan sehingga mampu menjalankan peran profesional maupun keluarga secara lebih optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi lembaga pendidikan dalam merancang kebijakan yang mendukung terciptanya keseimbangan kehidupan kerja dan keluarga guna meningkatkan kesejahteraan psikologis tenaga pendidik.