Carli Mamonto
Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Gizi Keluarga Petani di Desa Lolanan: Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Gizi Keluarga Petani di Desa Lolanan Moh. Rizki Fauzan; Hairil Akbar; Carli Mamonto; Anindya Adelweis Kanahaya; Ni Nyoman Darmiasih; Ramadhanya Limo; Reva Nurshifa Kolopita
Jurnal Abdimas Jatibara Vol. 5 No. 1 (2026): Jatibara, Vol 5 No.1 Agustus 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Home gardens are an accessible and sustainable resource for improving household food security and family nutrition, particularly among farming communities. However, many households in Lolanan Village have not fully utilized their home gardens due to limited knowledge and skills in productive, environmentally friendly cultivation practices. This community service program aimed to enhance community knowledge and awareness of home garden utilization to support household food security and nutrition. A participatory action approach was implemented on October 1, 2024, involving farming families in Lolanan Village. The activities included interactive education, group discussions, and practical demonstrations on vegetable cultivation, vertical gardening, polybag planting, household organic compost production, and medicinal plant cultivation. Program evaluation was conducted through observation, oral questioning, and participant discussions. The program improved participants' knowledge and understanding of the benefits of home gardens, crop diversification, organic fertilizer use, and simple cultivation techniques suitable for limited land. Interactive learning methods encouraged active participation and increased participants' confidence in implementing sustainable gardening practices. Collaboration among community members, village authorities, lecturers, and students further supported the successful implementation of the program. Participatory education and community empowerment effectively strengthened community awareness of home garden utilization as a strategy to improve household food security and family nutrition. Continuous mentoring and collaboration with local stakeholders are recommended to sustain the program's long-term impact.
Determinan Keluhan Dermatitis Kontak Pada Petani Padi di Kecamatan Kotamobagu Timur Fachry Rumaf; Hairil Akbar; Moh. Rizki Fauzan; Besse Rismayani; Moh. Zey Tungkagi; Carli Mamonto
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v11i1.576

Abstract

Dermatitis kontak merupakan 90% dari penyakit kulit akibat kerja, yang sering dialami oleh petani akibat paparan bahan kimia dan kebersihan perorangan yang buruk. Di Indonesia, prevalensi dermatitis kontak mencapai 97% dari total kasus penyakit kulit. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan keluhan dermatitis kontak pada petani padi di Kecamatan Kotamobagu Timur. Metode penelitian ini menggunakan desain Cross-Sectional Study terhadap 81 responden petani padi di wilayah Motoboi Besar, Kobo Kecil, Tumubui, Sinindian, dan Moyag pada September–Desember 2025. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara personal higiene (Sig.=0,000), penggunaan alat pelindung diri (APD) (Sig.=0,000), dan masa kerja (Sig.=0,000) dengan keluhan dermatitis kontak. Sebaliknya, faktor usia (Sig.=0,064) dan durasi kerja (Sig.=1,000) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap keluhan dermatitis kontak pada petani padi. Faktor personal higiene dan APD serta faktor masa kerja menjadi determinan utama dermatitis kontak pada petani padi di Kecamatan Kotamobagu Timur. direkomendasikan kepada petani padi untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan APD dan untuk instansi terkait memberikan sosialisasi mengenai kesehatan kulit saat bekerja.