Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Efektifitas Edukasi Tentang Jajanan Sehat Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa Overweight di SMKN 1 Kotamobagu Muzayyana; Sitti Nurul Hikma Saleh; Agustin; Sarman; Moh. Rizki Fauzan; Fachry Rumaf; Hairil Akbar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.764 KB) | DOI: 10.55338/jpkmn.v3i1.321

Abstract

Anak usia sekolah merupakan generasi penerus bangsa sebagai sumber dayamanusia pada masa yang akan datang. Kualitas bangsa di masa depan ditentukanoleh kualitas anak-anak saat ini. Anak usia sekolah sering disebut sebagaiperiode peralihan antara masa pra sekolah dengan masa remaja. Oleh karena itu sangat penting untuk memperhatikan pola hidup sehat terutama jajanan disekolah. Jajanan yang dijual pedagang keliling sering berada di depan lingkungan sekolah. Badan Pengawasan Makanan dan Minuman menyatakan terdapat 40% jajanan tidak layak dimakan. Kandungan boraks, serta formalin masih mendominasi kandungan zat-zat berbahaya pada jajanan anak-anak di sekolah-sekolah. Jajanan di sekolah memang beranekaragam dan lebih menarik minat daripada bekal yang dibawa dari rumah. Namun jajanan yang menarik tersebut justru miskin gizi dan jauh dari kata sehat. Berkaitan dengan fenomena tersebut, maka perlu adanya sosialisasi mengenai macam-macam, pengolahan, dan kelayakan konsumsi jajanan yang banyak dijual agar anak-anak dapat mengerti sehingga dapat memilih dan membedakan antar jajanan yang sehat dan tidak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan kepedulian pada siswa untuk lebih memperhatikan berbagai macam jajanan yang dijual bebas demi menjaga status gizi pada masa anak-anak. Manfaat dari kegiatan ini adalah diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kepedulian seluruh siswa dalam memilih makanan atau jajanan yang sehat dan bergizi guna pendukung perkembangan generasi muda penerus bangsa yang dapat memajukan bangsa. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peserta sosialisasi jajanan sehat di SMKN 1 Kotamobagu dengan jumlah keseluruhan adalah 21. Sebagian besar merupakan anak yang berusia 17 tahun (71,43%), sebagian besar berjenis kelamin perempuan (76,19%). Peserta paling banyak adalah peserta dengan tinggi badan 160-170 cm (71,43%), dan berat badan 50-70 kg (66,67%). Hasil evaluasi menurut penilaian pre test dan post test diketahui sebagian besar memiliki pengetahuan meningkat (72,67%) setelah dilakukan edukasi.
PROMOSI KESEHATAN DALAM PENCEGAH PENYAKIT DEGENERATIF PADA SISWA DI SMK NEGERI 1 KOTAMOBAGU Sarman; Moh. Rizki Fauzan; Fachry Rumaf; Hairil Akbar; Darmin; Muzayyana; Agustin; Sitti Nurul Hikma Saleh
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.267 KB) | DOI: 10.55338/jpkmn.v3i1.322

Abstract

Penyakit degenerative merupakan penyakit kronik yang mempengaruhi kualitas hidup seseorang. ada bayak penyakit degheneratif yang sedini mungkin segera diprhatikan seperti diabetes melitus,darah tinggi ,stroke jantun dan penyakit degenerative lainnya.Indonesia menanggung beban ganda penyakit di bidang kesehatan, yaitu penyakit infeksi masih merajalela dan ditambah lagi dengan penyakitpenyakit kronik degenerative.upaya promosi kesehtan menjadi sangat penting dalam upoaya pencegahan penyaki degenerative di usia remaja. promosi kesehatan ini dilakukan pada remaja karena pola hidup remaja yang tidak sehat, hal ini dapat dilihat dari kebiasaan merokok para remaja dan kebiasaan makan makanan yang tidak sehat atau jajan sembarangan, kurangnya mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan, serta minimnya aktivitas fisik seperti olahraga dalam upaya pencegahan penyakit degeneratif pada remaja. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan penyakit degfeneratif dikalangan remaja serta sebagai upaya untuk mengatasi masalah timbulnya penyakit degenerative pada usia remaja (siswa/i).Hasil kegiatan pengabdian menunjukan ada peningkatan rata rata pengetahuan dari 6,61 menjadi 13,80 dan peningkatan sikap dari 9,61 menjadi 14,47. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik hal ini ditinjau dari kelancaran acara dan partisipasi siswa dan guru.Peningkatan kualitas Kesehatan perlu dilakukan dengan menumbuhkan kesadaran dan peningkatan Pendidikan kepada siswa dan siswi tentang pencegahan penyakit degeneratif.
PEMETAAN PENDERITA HIPERTENSI PADA LANSIA (Studi Pada Wilayah Kerja Puskesmas Sangkub Kabupaten Bolaang Mongondow Utara) Fachry Rumaf; Christien Gloria Tutu; Bambang Herianto Talamati; Ridwan Putabuga; Chandra Wisnu Nugroho
JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS MALIKUSSALEH Vol 6, No 1 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v6i1.10411

Abstract

Hypertension is the sixth ranked non-communicable disease in Indonesia. The prevalence of hypertension throughout Indonesia is 34.1 percent. Cases of hypertension in the working area of the Sangkub Health Center in North Bolaang Mongondow Regency in 2020 there were 636 hypertension patients, in 2021 there were 681 hypertension patients, and in 2022 there were 483 hypertension patients. This study uses a type of quantitative research using descriptive research methods with a cross sectional approach. The population in this study were all elderly patients suffering from hypertension in the working area of the Sangkub Health Center, North Bolaang Mongondow Regency, namely 483 people. Determining the sample size in this study used the Krejcie-Morgan table, namely 176 hypertensive patients. Based on the results of the study it can be concluded that the factors of age, gender, heredity, obesity, stress, alcohol consumption habits, and excessive sodium consumption habits are factors that can cause a high risk of hypertension in the elderly in the work area of the Sangkub Public Health Center, North Bolaang Mongondow Regency.
Sosialisasi Pelaksanaan Sekolah Sehat Darmin Darmin; Fachry Rumaf; Moh Rizki Fauzan; Suci Rahayu Ningsih; Trinurjana Husain; Faramita Mamonto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.409 KB)

Abstract

Efforts to improve the quality of educational services can be carried out through the implementation of healthy schools. The implementation can be focused on how to create a school environment without causing illness, both physically and spiritually. This service activity is a form of socialization using educational methods in parallel, with lecture and discussion techniques, regarding actions that can be taken to implement healthy schools. duration of activity for 30 minutes, and a break of 10 minutes for each topic. The results of this socialization have given student participants an understanding of the principles of healthy schools. In this activity, participants already know about maintaining a clean environment, the learning process does not cause commotion and harassment among friends, and they have learned a lot about methods for choosing hygienic and nutritious food through identification of the physical appearance of snacks and snack packaging. It can be concluded that healthy schools must be socialized frequently and intensely or given to school children early. Improving the quality of health services through the participation of health workers is urgently needed in building and accompanying the implementation of healthy schools, according to the participants of the Kenya School Health Project.
PROMOSI KESEHATAN TENTANG BAHAYA PERILAKU MEROKOK BAGI KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA LOBONG Sarman Sarman; Darmin Darmin; Moh. Rizki Fauzan; Fachry Rumaf; Jikrun Jaata
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.12848

Abstract

Perilaku Merokok merupakan hal sangat merugikan terhadap kesehatan, akan tetapi terdapat peningkatan perilaku merokok di Indonesia.Tren peningkatan usia mulai merokok tertinggi dan terbanyak berada pada usia 15-19 tahun. Hal ini menunjukkan tren merokok di Indonesia didominasi oleh remaja, namun perilaku merokok di daerah pedesaan di dominasi oleh semua usia seperti remaja, dewasa dan usia tua. Survey awal dilakukan oleh dosen dan mahasiwa di desa lobong didapatkan data 72,9 persen atau 43 dari 59 responden merupakan perokok, dari jumlah perokok tersebut rata rata masih minim pengetahuan tentang bahaya merokok bagi kesehatan. Kegiatan promosi ini menggunakan metode ceramah dan pembagian leaflet tentang bahaya merokok bagi kesehatan. Dari kegiatan ini di evaluasi dengan mengunakan quisioner pre dan post test untuk mengetahui peningkatan pegetahuan masyarakat sebelum dan sesudah promosi dilakukan. Hasil pengabdian kepada masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat yaitu terlihat ada perbedaan persentase nilai minimum dan maximum pengetahuan sebelum di berikan promosi kesehatan sebesar 3.00-9.00 dan sesudah di berikan promosi menjadi 9.00–14.00 Sementara untuk nilai minimum dan maximum sikap sebelum promosi sebesar 3.00-6.00, dan sikap nilai minimum dan maksimum sesudah sebesar 6.00-9.00. Pengetahuan dan sikap akan berdampak pada perubahan perilaku untuk mengurangi konsumtif rokok bahkan berhenti merokok. Promosi kesehataan tentang perilaku merokok dapat mempengaruhi pengetahuan dan sikap untuk perubahan perilaku merokok.
PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PETANI PENYEMPROT PESTISIDA DI KECAMATAN LOLAYAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Fachry Rumaf; Hairil Akbar; Henny Kaseger; Muhammad Asriadi; Jaya Maulana; I Wayan Gede Suarjana
Preventif Journal Vol 7, No 2 (2023): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya penggunaan produk pestisida berdampak negatif terhadap tenaga kerja petani berupa pencemaran yang berujung pada keracunan pestisida. Salah satu langkah yang dapat dilakukan petani untuk mencegah keracunan pestisida adalah dengan memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap seperti masker, kaca mata, topi, baju khusus, sepatu khusus, dan sarung tangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan tindakan terhadap penggunaan APD pada petani penyemprot pestisida di Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross sectional study. Waktu pelaksanaan penelitian pada bulan November sampai Desember 2022 di Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow Provinsi Sulawesi Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani yang berada di Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow dan jumlah sampel sebanyak 32 petani. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan (p-value=0,038), sikap (p-value=0,012), dan tindakan (p-value=0,029) berhubungan terhadap penggunaan APD pada petani penyemprot pestisida di Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow. Disarankan agar pemerintah kabupaten melaksanakan program pelatihan bagi petani tentang bahaya pestisida dan prosedur operasi standar penggunaan pestisida yang aman. Selain itu, edukasi tentang tanda bahaya dan pentingnya penggunaan APD saat menyemprot pestisida. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Tindakan, APD, Petani, Pestisida
Hubungan Penerapan Standar Operasional Prosedur dan Penggunaan Alat Pelindung Diri Dengan Kecelakaan Kerja Pada Karyawan PT.X Kabupaten Bolang Mongondow Utara Goma, Metsan Arie Dharma; Sarman, Sarman; Akbar, Hairil; Rumaf, Fachry
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol 4, No 2 (2024): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.4.2.35-42

Abstract

Ketidakpatuhan dalam penggunaan alat pelindung diri sangat berdampak pada tingkat kecelakaan akibat kerja dan penyakit akibat kerja yang akan menyebabkan 5 jenis kerugian termasuk kerusakan, kekacauan hierarkis, protes dan kesengsaraan, kelainan dan cacat, serta kematian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penerapan standar operasional prosedur dan penggunaan alat pelindung diri dengan kecelakaan kerja pada karyawan di PT. X Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Besar sampel dalam penelitian ini terdiri dari 80 karyawan dan teknik pengambilam sampel menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan penerapan standar operasional prosedur (ρ value = 0,001) dan penggunaan alat pelindung diri (ρ value = 0,001) dengan kecelakaan kerja pada karyawan di PT. X Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Diharapkan pihak perusahaan dapat memantau, memonitoring serta mengevaluasi secara langsung pada karyawan pada saat bekerja. ---Non-compliance in the use of personal protective equipment greatly impacts the level of work-related accidents and work-related diseases,, which will cause 5 types of losses, including damage, hierarchical chaos, protests and misery, abnormalities and disabilities, and death. This study aims to analyze the relationship between the implementation of standard operating procedures and the use of personal protective equipment with work accidents among employees at PT. X North Bolaang Mongondow Regency. This type of analytical observational research uses a cross-sectional design. The sample size in this study consisted of 80 employees and the sampling technique used simple random sampling. Data analysis used the chi-square test. This research shows that there is a relationship between the implementation of standard operating procedures (ρ value = 0.001) and the use of personal protective equipment (ρ value = 0.001) with work accidents among employees at PT. X North Bolaang Mongondow Regency. It is hoped that the company can monitor, supervise and evaluate employees directly while working.
Hubungan Antara Pengetahuan Dan Masa Kerja Dengan Penggunaan Alat Perlindung Diri Pada Petani Penyemprot Pestisida Di Desa Purworejo Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Mokodompit, Marlina; Tutu, Christien Gloria; Dimkatni, Ni Wayan; Rumaf, Fachry
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol 4, No 2 (2024): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.4.2.43-47

Abstract

Kejadian keracunan pestisida dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan masa kerja dengan penggunaan alat pelindung diri pada petani penyemprot pestisida di desa purworejo timur kabupaten bolaang mongondow timur. Jenis penelitian ini adalah survey anallitik dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah petani pengguna pestisida di desa Purworejo Timur yang berjumlah 146 orang. Metode Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Hasil dari penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan dan masa kerja dengan penggunaan alat pelindung diri pada petani penyemprot pestisida di Desa Purworejo Timur. Kepada instansi terkait perlu ditingkatkan pemantauan, penyuluhan, dan pembinaan keselamatan dan Kesehatan kerja Petani Penyemprot Pestisida khususnya mengenai penggunaan Alat Pelindung Diri secara lengkap. Petani diharapkan lebih meningkatkan tentang pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya penggunaan alat pelindung diri secara lengkap pada waktu bekerja dengan pestisida untuk keselamatan dan Kesehatan kerja mereka. ---The occurrence of poisoning can be influenced by internal and external factors. The aim of this research was to determine the relationship between knowledge and work experience with the use of personal protective equipment among pesticide spraying farmers in East Purworejo village, East Bolaang Mongondow district. This type of research is an analytical survey with a cross-sectional approach; the population in this research is specific user farmers in East Purworejo village, totalling 146 people. The sampling method uses the total sampling method. The results of this research show a relationship between knowledge and years of work to the use of personal protective equipment among pesticide spraying farmers in East Purworejo Village. Relevant agencies need to improve monitoring, counselling, and training on work safety and health for pesticide spraying farmers, especially regarding the use of complete personal protective equipment. Farmers are expected to increase their knowledge and awareness of the importance of using complete personal protective equipment when working for their occupational safety and health.
Analisis Pengaruh Penggunaan Alat Pelindung Diri Dan Sikap Kerja Terhadap Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bengkel Motor Di Kotamobagu Nikson, Nikson; Fauzan, Moh Rizki; Darmin, Darmin; Rumaf, Fachry; Afrianto, Indra
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol 4, No 2 (2024): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.4.2.48-53

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi pada pekerja dan juga pada pengusaha. Setiap tahun, rata-rata BPJS Ketenagakerjaan melayani 130 ribu kasus kecelakaan kerja, mulai dari kasus ringan hingga kasus yang berdampak fatal. Tujuan penelitian ini untuk melihat penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan sikap kerja terhadap kecelakaan kerja pada pekerja bengkel motor di Kotamobagu. Metode Penelitian ini menggunakan kuantitatif observasional dengan desain penelitian cross-sectional dilakukan pada pekerja bengkel motor yang terdiri dari 69 pekerja. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Total Sampling. Uji statistik menggunakan uji Chi-Square pada variabel penggunaan APD dan sikap kerja dengan kejadian kecelakaan kerja. Hasil analisis menggunakan uji chi-squere penelitian menunjukkan Penggunaan APD dan Sikap Kerja mempengaruhi kejadian kecelakaan kerja pada pekerja bengkel motor di Kotamobagu. Agar para pekerja bengkel motor dalam melakukan pekerjaan dapat lebih memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerjanya, karena banyak faktor-faktor di sekitar tempat bekerja dapat menimbulkan kecelakaan kerja. ---Work accidents are a problem that often occurs to workers and also to entrepreneurs. Every year, on average BPJS Employment serves 130 thousand work accident cases, ranging from minor cases to cases with fatal consequences. The aim of this research is to look at the use of Personal Protective Equipment (PPE) and work attitudes towards work accidents among motorbike repair shop workers in Kotamobagu. This research method uses quantitative observational with a cross-sectional research design carried out on motorbike repair shop workers consisting of 69 workers. Sampling in this research used Total Sampling. The statistical test uses the Chi-Square test on the variables of PPE use and work attitudes with the incidence of work accidents. The results of the analysis using the research chi-square test show the use of PPE and work attitudes influence the incidence of work accidents among workers motorcycle repair shop in Kotamobagu. So motorbike repair shop workers when carrying out work can pay more attention to occupational safety and health because many factors around the workplace can cause work accidents
HUBUNGAN BEBAN KERJA, KUALITAS TIDUR DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PENGEMUDI BENTOR KOTAMOBAGU Dimkatni, Ni Wayan; Nurhamidin, Syarafina Wardani; Sarman, Sarman; Akbar, Hairil; Fauzan, Moh. Rizki; Rumaf, Fachry; Tutu, Christien Gloria
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44690

Abstract

Sekitar Lima puluh persen atau lebih dari kecelakaan kerja disebabkan oleh kelelahan akibat pekerjaan. Diperkirakan 240 juta dihabiskan setiap tahun di jalan raya utama di Inggris untuk kecelakaan kerja hanya karena kelelahan, yang juga merupakan faktor dalam 20% kecelakaan lalu lintas. Kelelahan kerja merupakan faktor yang memberi kontribusi sebesar 50% bahkan lebih terhadap terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui Hubungan Antara Beban Kerja dan Kualitas Tidur dengan Kelelahan Kerja pada Pengemudi Bentor di Kotamobagu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 500 orang Besar sampel dalam penelitian ditentukan dengan rumus Lemeshow  terdiri dari 100 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah puposive sampling. Data di ambil dengan menggunakan kuisioner pada Pengemudi Bentor. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil Penelitian menunjukkan Terdapat hubungan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja dimana diperoleh p-value = 0,018 (p-value <0,05). Terdapat Hubungan antara Kualitas Tidur dengan Kelelahan Kerja menunjukkan hal yang sama dimana diperoleh nilai p-value = 0,000 (p-value <0,05). Disarankan kepada pengemudi bentor agar memperhatikan waktu istirahat, beban kerja, ketika tubuh sudah merasa Lelah agar tidak memaksakan diri untuk mengemudikan bentor untuk menghindari terjadinya kecelakaan kerja.