The low interest of education students in entering the teaching profession poses a critical challenge to national education quality. This study aims to analyze the partial and simultaneous effects of self-efficacy and students' perceptions on the interest in becoming teachers among Economic Education students (classes 2021–2025) at Universitas Negeri Gorontalo. A quantitative survey method was employed, involving 144 respondents selected via simple random sampling from a total population of 964 students. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression. The findings revealed that self-efficacy had a positive and significant effect on interest in becoming a teacher (t=2.779; p=0.006). Students' perceptions also exhibited a positive and significant influence (t=6.543; p=0.000). Simultaneously, self-efficacy and students' perceptions significantly affected interest in becoming a teacher (F=32.428; p=0.000) with a coefficient of determination (R^2) of 0.305. The novelty of this study confirms that professional perception serves as the most dominant predictor in fostering teaching interest among students in eastern Indonesia. ABSTRAK Rendahnya minat mahasiswa kependidikan untuk menjadi tenaga pendidik profesional menjadi tantangan nyata dalam pembangunan mutu sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri dan persepsi mahasiswa secara parsial maupun simultan terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi angkatan 2021–2025 Universitas Negeri Gorontalo. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei diterapkan pada sampel sebanyak 144 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling dari total populasi 964 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi guru (t=2,779; p=0,006). Persepsi mahasiswa juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi guru (t=6,543; p=0,000). Secara simultan, efikasi diri dan persepsi mahasiswa berpengaruh signifikan terhadap minat menjadi guru (F=32,428; p=0,000) dengan nilai koefisien determinasi (R^2) sebesar 0,305. Kebaruan penelitian ini membuktikan bahwa persepsi profesi merupakan prediktor paling dominan dalam mendorong minat keguruan mahasiswa di kawasan timur Indonesia.