Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perubahan Ekologi dan Pola Tangkap Nelayan Gampong Ujong Drien Akibat Trasportasi Bongkar Muat Batu Bara di Pesisir Laut Meureubo Kabupaten Aceh Barat Uswatun Hasanah; Yelli Mulia Sari; Zuriati Rahma; Fitrah Alamsyah; Sopar
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.541

Abstract

Perubahan ekologis yang disebabkan oleh aktivitas bongkar muat batu bara di perairan pesisir Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, telah memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan dan kondisi sosial ekonomi nelayan di Gampong Ujong Drien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari pencemaran air laut, kerusakan habitat laut, perubahan arus laut, dan pergeseran pola penangkapan ikan akibat aktivitas industri di wilayah pesisir tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pencemaran air laut mengganggu kualitas air dan menyebabkan ikan bermigrasi ke wilayah lain, sehingga mengurangi hasil tangkapan nelayan. Selain itu, kerusakan habitat laut, seperti kerusakan terumbu karang dan terganggunya ekosistem laut, menyebabkan penurunan populasi ikan yang tersedia untuk ditangkap. Perubahan arus laut juga memengaruhi jalur migrasi ikan, memaksa nelayan untuk menyesuaikan lokasi dan metode penangkapan ikan mereka. Akibatnya, pola penangkapan ikan mengalami perubahan signifikan, dengan sebagian nelayan pindah ke wilayah lain atau mencari sumber pendapatan alternatif. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai hubungan antara ekologi dan keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir, serta menekankan pentingnya kebijakan lingkungan yang berkelanjutan untuk melindungi ekosistem laut dan mata pencaharian nelayan. Dengan peraturan yang tepat dan peningkatan kesadaran lingkungan, keberlanjutan kehidupan nelayan di Gampong Ujong Drien dapat terjaga di tengah perubahan yang terus berlangsung.
Adat Meulaot Nelayan di Gampong Ujong Drien Aldy Maulidi; Dhea Imanda Hanum; Dina Syahraini; Dira Fakhrina; Nadia Fahmi; Sopar
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.549

Abstract

Adat meulaot merupakan warisan budaya turun-temurun masyarakat nelayan Gampong Ujong Drien, Kabupaten Aceh Barat. Tradisi ini bukan hanya sistem aturan tak tertulis dalam kegiatan melaut, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai sosial, spiritual, dan ekologis yang dijunjung tinggi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami praktik adat meulaot, memahami peran tokoh-tokoh adat, dan menganalisis tantangan pelestariannya di tengah perkembangan zaman. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik observasi lapangan, serta wawancara mendalam dengan para informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adat meulaot masih dijalankan secara aktif oleh masyarakat, didukung oleh lembaga adat dan lembaga pemerintah seperti Panglima Laot, tokoh agama, dan Kepala Gampong. Tradisi seperti keuneunong laot, kenduri laot, serta pantangan waktu melaut dijalankan sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan nilai- nilai leluhur. Meskipun menghadapi tantangan modernisasi, peran lembaga adat tetap krusial dalam menjaga kelestarian tradisi ini.
Peran Panglima Laot Dalam Adaptasi Sosial Nelayan Tangkap Ikan di Gampong Ujong Drien Cut Eka Mutia; Herin Santiara; Miftahul Khoiriyah; Fazillah Baihaqi; Ahlun Nazar; Sopar
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.552

Abstract

Gampong ujong drien is a village located in Meureubo District, West Aceh Regency, Aceh Province, Indonesia. One of the activities carried out in Gampong Ujong Drien is community service aimed at empowering the potential of residents through the use of technology, especially the Village Information System (SIGAP). Panglima Laot is a fisherman leader who plays an important role in coordinating fisherman activities, resolving, and enforcing customary law. Panglima Laot also plays a role in regulating fishing and imposing sanctions on violators of customary law. This study will likely examine the conditions in Panglima Laot, their role in managing marine resources, and the factors that influence fishermen's perceptions of this role.
Fenomena Prostitusi Online di Era Digital: Studi Sosiologis pada Pengguna Aplikasi Bling Bling Dina Safira; Ratu Farah Erika Syaikuna; Muhammad Arifin; Maulida Sary; Minis Pratiwi; Sopar
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 3 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i3.934

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah pola interaksi sosial masyarakat, termasuk munculnya praktik transaksi seksual di ruang digital atau prostitusi online. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena prostitusi online pada pengguna aplikasi Bling Bling, khususnya terkait pola pelaksanaan, faktor penyebab, dan dampaknya dari perspektif sosiologis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara mendalam, dan telaah dokumen yang relevan, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta diperkuat dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik prostitusi online pada aplikasi Bling Bling berlangsung secara terselubung dengan memanfaatkan fitur hiburan, interaksi langsung, dan hadiah virtual sebagai media awal transaksi, yang selanjutnya dapat berlanjut melalui komunikasi di luar aplikasi. Fenomena tersebut didorong oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, terutama tekanan ekonomi, keterbatasan peluang kerja, kebutuhan akan pengakuan sosial, anonimitas ruang digital, serta lemahnya pengawasan dan penegakan aturan. Dari perspektif sosiologis, praktik ini berdampak pada pergeseran nilai dan norma sosial, meningkatnya kerentanan terhadap penipuan, pemerasan, eksploitasi, dan berbagai bentuk kejahatan lainnya, serta melemahnya struktur hubungan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa prostitusi online merupakan masalah sosial yang kompleks dan multidimensional sebagai konsekuensi interaksi antara perkembangan teknologi, kondisi ekonomi, budaya, dan sistem pengendalian sosial. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan digital, penyempurnaan regulasi, peningkatan kesadaran hukum, dan pembinaan sosial secara terpadu.