Ria Arlina
Universitas Hamzanwadi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODAL SOSIAL KADER POSYANDU DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK Ria Arlina; M. Zainul Asror; Abdul Latif
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.14700

Abstract

ABSTRACT The success of maternal and child health programs is determined not only by the availability of healthcare services but also by the level of community participation, which is strongly influenced by the quality of social relationships between Posyandu volunteers and community members. However, studies examining the role of social capital in strengthening community participation remain limited. This study aimed to analyze the social capital of Posyandu volunteers in enhancing community participation in maternal and child health programs in South Korleko Village. A descriptive qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and documentation involving Posyandu volunteers, mothers of toddlers or pregnant women, and the village midwife, and were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings revealed that the volunteers' social capital was manifested through trust, social networks, and social norms. Trust emerged as the most influential dimension by strengthening community confidence in volunteer services. Social networks facilitated information dissemination through communication and cross-sector collaboration, while social norms reinforced collective cooperation. These three dimensions collectively enhanced community participation and supported the sustainability of community-based maternal and child health programs. ABSTRAK Keberhasilan program kesehatan ibu dan anak tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan layanan kesehatan, tetapi juga oleh tingkat partisipasi masyarakat yang dipengaruhi oleh kualitas hubungan sosial antara kader Posyandu dan masyarakat. Namun, kajian mengenai peran modal sosial kader Posyandu dalam meningkatkan partisipasi masyarakat masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis modal sosial kader Posyandu dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada program kesehatan ibu dan anak di Desa Korleko Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap kader Posyandu, ibu balita atau ibu hamil, serta bidan desa, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial kader termanifestasi melalui kepercayaan, jaringan sosial, dan norma sosial. Kepercayaan menjadi dimensi yang paling dominan karena meningkatkan keyakinan masyarakat terhadap pelayanan kader. Jaringan sosial memperluas penyebaran informasi melalui komunikasi dan kolaborasi lintas sektor, sedangkan norma sosial memperkuat budaya kerja sama masyarakat. Ketiga dimensi tersebut berkontribusi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan mendukung keberlanjutan program kesehatan ibu dan anak berbasis komunitas.