Nidauddin fillah
UNIVERSITAS KIAI ABDULLAH FAQIH

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

COMMUNITY-BASED NONFORMAL ISLAMIC EDUCATION: A STUDY OF THE MOSQUE AND ISLAMIC BOARDING SCHOOL EDUCATION MODELS: Pendidikan Islam Nonformal Berbasis Komunitas: Studi Atas Model Pendidikan Berbasis Masjid Dan Pesantren Nidauddin fillah; Miswanto miswanto; Miftahul Huda
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 4 (2026): Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora)
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i4.7432

Abstract

Community-based nonformal Islamic education serves as an important educational mechanism outside formal schooling, particularly within mosques and Islamic boarding schools (pesantren). This study aims to analyze and compare community-based nonformal Islamic education models implemented in these two institutions. The research employs a qualitative descriptive-analytical approach, with data collected through in-depth interviews, observations, and document analysis at Roudlotus Salam Mosque and Mambaus Sholihin Islamic Boarding School.The findings reveal that both mosque- and pesantren-based nonformal Islamic education depend on strong community involvement. Nevertheless, they exhibit different pedagogical orientations. Mosque-based education is characterized by openness, flexibility, and adaptability to community needs, enabling inclusive participation across age groups and social backgrounds. Meanwhile, pesantren-based education is more structured and rooted in classical Islamic traditions, utilizing methods such as bandongan, sorogan, and muhafadzoh to transmit religious knowledge, scholarly lineage, and moral values. The novelty of this research lies in its comparative mapping of parallel education models in mosques and pesantren. The study demonstrates that community-based nonformal Islamic education is not monolithic but varies according to institutional structure, pedagogical tradition, and social context, thereby enriching contemporary discourse on Islamic education models.
REKONSTRUKSI PARADIGMA TEKNOLOGI PEMBELAJARAN ISLAM MENUJU ISLAMIC LEARNING ECOSYSTEM BERBASIS EPISTEMOLOGI ISLAM Miswanto Miswanto; Nidauddin Fillah; Nur Kholis
Dar el-Ilmi : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol. 13 No. 2 (2026): Oktober-Maret
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan merekonstruksi paradigma teknologi pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam melalui integrasi epistemologi Islam ke dalam kerangka learning ecosystem. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research yang menganalisis dan mensintesis literatur dari jurnal nasional (SINTA) dan internasional (Scopus). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi dan sintesis teoritik untuk mengidentifikasi tren riset, kesenjangan konseptual, serta landasan epistemologis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa riset teknologi pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam masih terfragmentasi ke dalam empat kategori utama, yaitu teknis-operasional, pedagogis, normatif-keislaman, dan epistemologis, yang menunjukkan belum adanya paradigma integratif. Selain itu, prinsip epistemologi Islam berupa tauhid, integrasi naqli–‘aqli, adab, dan hirarki ilmu memiliki relevansi operasional dalam desain konten, interaksi, sistem teknologi, dan evaluasi pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menghasilkan model konseptual Islamic Learning Ecosystem yang mengintegrasikan dimensi epistemologis, pedagogis-teknologis, dan kelembagaan. Model ini menempatkan teknologi sebagai bagian dari ekosistem pembelajaran berbasis nilai, bukan sekadar alat. Kontribusi penelitian ini bersifat teoretis dan praktis, meskipun memerlukan pengujian empiris lebih lanjut