Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsep Ilmu dalam Pendidikan Islam Muhammad Amin Sahib; Nur Asiah; Musdalifah Sahib; Nuryamin
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 7 No 1 (2026): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas konsep ilmu dalam perspektif pendidikan Islam dengan pendekatan deskriptif, analitis, dan filosofis. Kajian difokuskan pada pengertian, hakikat, cara memperoleh, manfaat, nilai, serta klasifikasi ilmu. Dalam pandangan Islam, ilmu merupakan pengetahuan yang diperoleh secara sistematis melalui metode tertentu untuk mencapai kebenaran dan kemaslahatan manusia. Al-Qur’an memberikan perhatian besar terhadap pentingnya ilmu, akal, dan penggunaan potensi berpikir manusia sebagai sarana memahami alam dan menjalankan fungsi kekhalifahan di bumi. Hakikat ilmu dalam pendidikan Islam dipandang bersumber dari Allah Swt., sedangkan manusia berperan mengembangkan dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab. Cara memperoleh ilmu pada prinsipnya melalui dua jalur utama, yaitu akal dan indra, yang keduanya didukung oleh wahyu sebagai petunjuk ilahi. Ilmu dalam Islam tidak bersifat bebas nilai, melainkan harus berorientasi pada nilai-nilai rabbani dan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, ilmu harus digunakan untuk menciptakan kemajuan, kesejahteraan, dan pembentukan moral, bukan untuk kerusakan atau kemafsadatan.Tulisan ini juga menguraikan klasifikasi ilmu menurut para pemikir Muslim seperti Al-Farabi, Ibnu Khaldun, dan Al-Ghazali, yang secara umum membagi ilmu ke dalam ilmu naqli dan aqli, serta ilmu agama dan ilmu umum. Keseluruhan klasifikasi tersebut menunjukkan bahwa semua cabang ilmu pada dasarnya saling berkaitan dalam upaya mencari kebenaran dan membangun kehidupan manusia yang beriman, berilmu, dan bermoral. Dengan demikian, ilmu dalam pendidikan Islam memiliki dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang integral dalam membentuk peradaban manusia.