This Author published in this journals
All Journal Jurnal Komprehenshif
As’ad As’ad
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Media Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pencegahan Bullying Siswa di SMP An-Nizam Medan Denai Natia Hasibuan; Mohammad Al Farabi; As’ad As’ad
Komprehensif Vol 4 No 2 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Media Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pencegahan Bullying Siswa di SMP An-Nizam Medan Denai”. Tujuan penelitian ini yaitu untuk 1) mendeskripsikan bentuk-bentuk perilaku bullying yang terjadi di SMP An-Nizam Medan Denai, 2) mengetahui media yang diterapkan oleh guru PAI dalam mengatasi perilaku bullying di SMP An-Nizam Medan Denai, dan 3) mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya bullying di kalangan siswa SMP An-Nizam Medan Denai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, dengan teknik analisa data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sumber data penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru PAI, ketua agen perubahan anti perundungan, dan peserta didik SMP An-Nizam Medan Denai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) bentuk-bentuk perilaku bullying yang terjadi di SMP An-Nizam Medan Denai meliputi bullying verbal, bullying sosial, dan cyberbullying, brntuk yang paling sering ditemukan yaitu bullying verbal berupa ejekan, pemberian julukan yang kurang baik, serta perkataan yang dapat menyakiti perasaan teman. 2) media yang diterapkan oleh guru PAI dalam pencegahan bullying dilakukan melalui penggunaan media pembelajaran seperti media visual, media audio visual, PowerPoint (PPT), aplikasi Canva dan sticky note. 3) faktor penyebab terjadinya bullying di SMP An-Nizam Medan Denai meliputi kebiasaan bercanda secara berlebihan, pengaruh lingkungan pertemanan atau teman sebaya, penggunaan media sosial yang kurang bijak, kondisi emosional siswa, serta kurangnya pemahaman siswa mengenai pentingnya menghargai sesama.