Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PAI TEACHER CREATIVITY IN USING E-LEARNING LEARNING METHODS IN SMA Mardianto Mardianto; Mohammad Al Farabi; Sri Wahyuni Nainggolan
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 10, No 2 (2021): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v10i2.9416

Abstract

This study aims to analyze the creativity of Islamic Religious Education teachers in using e-learning learning methods, PAI teacher strategies in using e-learning learning methods, supporting factors and inhibiting PAI teachers' creativity in using e-learning learning methods, and the achievement of student learning outcomes in SMA Negeri 1 Wampu, Langkat Regency. This research method is qualitative, namely the technique used to examine the condition of natural objects where the researcher is the key instrument. Data collection was carried out systematically through data collection techniques by observation, interviews, and documentation studies. In addition, this study also uses phenomenology. At SMA Negeri 1 Wampu, Langkat Regency, the teacher carries out the learning process by delivering uniformed learning materials with the help of learning media. Due to COVID-19, face-to-face learning has to be limited. The learning process is carried out using WhatsApp group media, line, and reports. The learning process is carried out using the Offline Method, which deals with students who do not have the facilities and infrastructure. PAI teacher creativity in motivating students to learn via e-learning at SMA Negeri 1 Wampu Langkat Regency by applying various learning methods, using interesting applications for students. For example, making attractive PowerPoint Presentation media, making games in the learning process, and giving prizes for students who focus on the learning process.Keywords: Creativity; E-Learning Method. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk  menganalis kreativitas guru Pendidikan Agama Islam dalam menggunakan metode pembelajaran e-learning, strategi guru PAI dalam penggunaan metode pembelajaran e-learning, faktor pendukung dan penghambat kreativitas guru PAI dalam menggunakan metode pembelajaran e-learning, dan pencapaian hasil belajar siswa di SMA Negeri 1 Wampu Kabupaten Langkat. Metode penelitian ini adalah kualitatif, yaitu metode yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci. Pengambilan data yang dilakukan secara sistematis melalui teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Selain itu penelitian ini juga menggunakan fenomenologi. Di SMA Negeri 1 Wampu Kabupaten Langkat guru melakukan proses pembelajaran dengan cara penyampaian materi pembelajaran yang diseragamkan dengan bantuan media pembelajaran.  Adanya covid mengakibatkan pembelajaran tatap muka harus dibatasi. Proses pembelajaran dilakukan dengan media whatshaap grup, line dan melalui laporan. Proses pembelajaran dilakukan dengan metode Luring Method yaitu untuk menyiasati siswa yang tidak memiliki sarana dan prasarana. Kreativitas guru PAI dalam memotivasi siswa untuk belajar via e-learning di SMA Negeri 1 Wampu Kabupaten Langkat dengan menerapkan metode pembelajaran yang bervariasi, menggunakan aplikasi-aplikasi yang menarik bagi siswa. Sebagai contoh, membuat media Power Point Presentation yang menarik, membuat game dalam proses pembelajaran, dan memberikan hadiah bagi siswa yang fokus pada saat proses pembelajaran. Kata Kunci: Kreatifi; E-Learning.
PENGEMBANGAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN DAN UPAYA PENANAMAN AKHLAK DI SEKOLAH Mohammad Al Farabi; Maja Hamdani
JP : JURNAL PENDIDIKAN Vol 6 No 1 (2022): MARET
Publisher : Institut Keislaman Abdullah Faqih (INKAFA) Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33754/jalie.v6i1.437

Abstract

Abstract: This study aims to examine and analyze the model of religious extracurricular development and efforts to inculcate morals in schools, where the subject of this research is based on al-Washliyah 80 Kisaran Elementary School. This study uses qualitative methods with data collection techniques using observation, interviews and documentation, while data analysis consisting of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are (1) the religious extracurricular development model was developed through three models of developing teaching materials, namely the model of teaching materials based on a science approach; model of teaching materials based on an integrated thematic approach; and a model of teaching materials based on the direction learning approach. The three models of teaching materials are carried out in a measurable and systematic way so that they are able to have a good impact on the cultivation of morality in students at Al-Washliyah 80 Kisaran Elementary School.Keywords: Development Models; Teaching Materials; Religious Extracurriculars
Implementasi Program Peningkatan Mutu Profesionalitas Guru di Madrasah Aliyah Negeri 1 Padang Lawas Wahyudin Nur Nasution; Mohammad Al Farabi; Risni Hayati Nasution
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.463 KB) | DOI: 10.30998/sap.v7i1.12871

Abstract

This study aims to analyze the professional quality of teachers, planning teacher quality improvement programs, implementing teacher development programs and the results of implementing work quality improvement programs at Madrasah Aliyah Negeri 1 Padang Lawas Barum. Old Field. This study applied a qualitative method that focuses on the description and analysis of events that occur naturally, events that use the logic of scientific thinking. The approach used in this study was a phenomenological approach. Data collection techniques in this study were (a) interviews; b) observation; (c) documents. The data analysis techniques used in this study were: (a) data minimization; b) data presentation; (c) Results. The results of this study were (1) Teacher Development Program Planning at Madrasah Aliyah Negeri 1 Padang Lawas, which are a) Academic Teacher Development Program for MAN 1 Padang Lawas and b) Teacher Development Program for MAN 1 Padang Lawas. (2) Implementing the Teacher Development Program at Madrasah Aliyah Negeri 1 Padang Lawas through further education through academic qualifications. Academic assessment programs to consider: Qualification objectives, program format, location, and supporting resources.
Nilai-Nilai Pendidikan Tauhid bagi Anak Usia Dasar (SD/MI) dalam QS. Yusuf Khairul Bariah Munthe; Achyar Zein; Mohammad Al Farabi
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan tauhid bagi anak, urgensitas pendidikan tauhid, dan ‘ibrah yang terkandung dalam Al-Qur’an Surah Yusuf. Adapun metode ijmāli digunakan dalam mengungkap data penelitian, melalui upaya penafsiran al-Qur’an secara ringkas dan global. Sebagai instrumen kunci, peneliti menetapkan ayat-ayat yang berkaitan dengan tema penelitian, menghimpun ayat-ayat tersebut, serta mengutip penafsiran para mufassir tentang ayat yang telah dihimpun, hingga menyempurnakan pembahasan sesuai dengan rumusan masalah. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pertama, nilai pendidikan tauhid yang terkandung dalam al-Qur’an Surah Yusuf meliputi iman kepada Allah, iman kepada hari kiamat, tidak syirik (mempersekutukan Allah), dan sikap tawakkal kepada Allah swt. Kedua, nilai tersebut menerangkan tentang pentingnya penanaman nilai tauhid sejak dini kepada anak sebagai ejawantah ketakwaan pada Allah swt. Ketiga, adapun ‘ibrah yang dapat diambil dari penelitian ini berupa jaminan kebahagiaan dan derajat tinggi dari Allah kepada hamba-Nya yang beriman, berilmu dan bertakwa.
Nilai-Nilai Pendidikan Tauhid bagi Anak Usia Dasar (SD/MI) dalam QS. Yusuf Khairul Bariah Munthe; Achyar Zein; Mohammad Al Farabi
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan tauhid bagi anak, urgensitas pendidikan tauhid, dan ‘ibrah yang terkandung dalam Al-Qur’an Surah Yusuf. Adapun metode ijmāli digunakan dalam mengungkap data penelitian, melalui upaya penafsiran al-Qur’an secara ringkas dan global. Sebagai instrumen kunci, peneliti menetapkan ayat-ayat yang berkaitan dengan tema penelitian, menghimpun ayat-ayat tersebut, serta mengutip penafsiran para mufassir tentang ayat yang telah dihimpun, hingga menyempurnakan pembahasan sesuai dengan rumusan masalah. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pertama, nilai pendidikan tauhid yang terkandung dalam al-Qur’an Surah Yusuf meliputi iman kepada Allah, iman kepada hari kiamat, tidak syirik (mempersekutukan Allah), dan sikap tawakkal kepada Allah swt. Kedua, nilai tersebut menerangkan tentang pentingnya penanaman nilai tauhid sejak dini kepada anak sebagai ejawantah ketakwaan pada Allah swt. Ketiga, adapun ‘ibrah yang dapat diambil dari penelitian ini berupa jaminan kebahagiaan dan derajat tinggi dari Allah kepada hamba-Nya yang beriman, berilmu dan bertakwa.
PENDIDIKAN AKHLAK DALAM AL- QUR’AN Aisyah Aminy; Ahmad Darlis; Mohammad Al Farabi; Nurul Izzah Tanjung
AT-TAJDID Vol 6, No 2 (2022): JULI-DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v6i2.2458

Abstract

PENDIDIKAN INTELEKTUAL DALAM ALQUR’AN Sheilla Fahira Khadna; Mohammad Al Farabi; Ahmad Darlis
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPenelitian ini memiliki beberapa tujuan: 1) Untuk mengetahui hakikat pendidikan intelektual dalam tinjauan Alquran, 2) Untuk mengetahui penafsiran ayat Alquran terkait pendidikan intelektual 3) Untuk mengetahui nilai pendidikan dalam ayat- ayat alquran terkait pendidikan intelektual. Untuk menelaah dan menganalisis permasalahan yang diuraikan pada tujuan penelitian, maka peneliti memilih penggunaan metode penelitian kualitatif dan penafsiran ayat Alquran untuk menelaah Untuk mengetahui hakikat pendidikan intelektual dalam tinjauan Alquran, penafsiran ayat Alquran terkait pendidikan intelektual serta  nilai pendidikan dalam ayat ayat alquran terkait pendidikan intelektual. Kemudian pendekatan penelitian yang peneliti pilih adalah dengan pendekatan studi literatur atau pustaka (book research) karena nantinya dalam mengumpulkan data- data terkait penelitian, peneliti  menggunakan buku- buku dan jurnal- jurnal sebagai objek kajian penelitian serta menjawab tiga rumusan masalah pada penelitian ini.  Adapun hasil analisis menunjukkan bahwa manusia merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang diberikan potensi berbeda dengan makhluk lainnya, potensi tersebut berupa akal. Dengan akal manusia mampu untuk berfikir, memahami, mengerti, mengingat, menahan serta mengendalikan hawa nafsu dan mampu menghadapi berbagai persoalan dalam hidupnya. Akal disebut didalam Alqur’an dengan beberapa sebutan seperti, nadzara (berfikir), faqiha (memahami), fahima (mengerti), tadabbara (merenung), tafakkara (berfikir), tadzakkara (mengingat), ululalbab (berakal), ulul-‘ilm (berilmu), ulul-absar (memiliki pandangan) dan ulin-nuha (memiliki kearifan). Quraish Shihab menyatakan bahwa akal mempunyai tiga daya sebagimana dapat dipahami dari penuturan ayat-ayat Alqur’an: pertama, daya untuk memahami dan menggambarkan sesuatu; kedua, dorongan moral (daya untuk mengikuti nila-nilai moral); ketiga, daya untuk mengambil pelajaran dan kesimpulan serta hikmah. Maka sebagai khalifah dimuka bumi yang diutus oleh Allah SWT, memiliki potensi untuk berpikir dengan akal atau kecerdasan intelektual (IQ), maka manusia harus mampu menggunakan akalnya dengan sebaik mungkin untuk mengendalikan dirinya dan mampu memahami apa yang tersirat dari setiap ketetapan atas kuasa Sang Maha Pencipta. Sehingga penting bagi manusia untuk mengembangkan diri, mendayagunakan akal pikirannya dalam mempelajari Alqur’an dan mengkaji ayat-ayat yang terkandung didalamnya serta menjadikan Alqur’an sebagai pedoman hidup yang mampu memberikan dampak baik bagi diri manusia agar dapat menjalankan hidup sesuai dengan yang termaktub dalam Alqur’an dan hidup bahagia baik di dunia maupun akhirat kelak. Kata-kata kunci: Pendidikan Intelektual, Tafsir Ayat Al-Quran, Nilai Pendidikan
Strengthening Of Kenahdlatululamaan Learning In Educational Institutions Yusnaili Budianti; Mohammad Al Farabi; Ilham Amara Malik Daulay
At-Tarbiyat Vol 5 No 3 (2022): Islamic Education In Indonesia
Publisher : Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37758/jat.v5i3.503

Abstract

This research is a form of qualitative research. Implement this research to observe or examine the strengthening of kenahdlatul ulamaan learning in Islamic boarding schools and nahdliyin schools in Medan City. The results of the study show that: The planning of educational institutions in implementing nahdlatululamaan learning at Islamic boarding schools and Nahdliyin schools in Medan City starts from the preparation of lesson plans for the Aswajaan subject carried out based on reference to the Local Content of Aswajaan subjects, Implementation of nahdlatululamaan learning in Nahdliyin Schools and Islamic Boarding Schools in Medan City such as : intra-curricular and extra-curricular activities that support the development of the moral character of the santri, as well as applying moderate values ​​in various activities. 3) Evaluations are carried out such as: testing and paying attention to students' religious habits by practicing ahlussunnah wal Jamaah, as well as other activities to improve the quality of kenahdlatululamaan.
PENDIDIKAN INTELEKTUAL DALAM ALQUR’AN Sheilla Fahira Khadna; Mohammad Al Farabi; Ahmad Darlis
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPenelitian ini memiliki beberapa tujuan: 1) Untuk mengetahui hakikat pendidikan intelektual dalam tinjauan Alquran, 2) Untuk mengetahui penafsiran ayat Alquran terkait pendidikan intelektual 3) Untuk mengetahui nilai pendidikan dalam ayat- ayat alquran terkait pendidikan intelektual. Untuk menelaah dan menganalisis permasalahan yang diuraikan pada tujuan penelitian, maka peneliti memilih penggunaan metode penelitian kualitatif dan penafsiran ayat Alquran untuk menelaah Untuk mengetahui hakikat pendidikan intelektual dalam tinjauan Alquran, penafsiran ayat Alquran terkait pendidikan intelektual serta  nilai pendidikan dalam ayat ayat alquran terkait pendidikan intelektual. Kemudian pendekatan penelitian yang peneliti pilih adalah dengan pendekatan studi literatur atau pustaka (book research) karena nantinya dalam mengumpulkan data- data terkait penelitian, peneliti  menggunakan buku- buku dan jurnal- jurnal sebagai objek kajian penelitian serta menjawab tiga rumusan masalah pada penelitian ini.  Adapun hasil analisis menunjukkan bahwa manusia merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang diberikan potensi berbeda dengan makhluk lainnya, potensi tersebut berupa akal. Dengan akal manusia mampu untuk berfikir, memahami, mengerti, mengingat, menahan serta mengendalikan hawa nafsu dan mampu menghadapi berbagai persoalan dalam hidupnya. Akal disebut didalam Alqur’an dengan beberapa sebutan seperti, nadzara (berfikir), faqiha (memahami), fahima (mengerti), tadabbara (merenung), tafakkara (berfikir), tadzakkara (mengingat), ululalbab (berakal), ulul-‘ilm (berilmu), ulul-absar (memiliki pandangan) dan ulin-nuha (memiliki kearifan). Quraish Shihab menyatakan bahwa akal mempunyai tiga daya sebagimana dapat dipahami dari penuturan ayat-ayat Alqur’an: pertama, daya untuk memahami dan menggambarkan sesuatu; kedua, dorongan moral (daya untuk mengikuti nila-nilai moral); ketiga, daya untuk mengambil pelajaran dan kesimpulan serta hikmah. Maka sebagai khalifah dimuka bumi yang diutus oleh Allah SWT, memiliki potensi untuk berpikir dengan akal atau kecerdasan intelektual (IQ), maka manusia harus mampu menggunakan akalnya dengan sebaik mungkin untuk mengendalikan dirinya dan mampu memahami apa yang tersirat dari setiap ketetapan atas kuasa Sang Maha Pencipta. Sehingga penting bagi manusia untuk mengembangkan diri, mendayagunakan akal pikirannya dalam mempelajari Alqur’an dan mengkaji ayat-ayat yang terkandung didalamnya serta menjadikan Alqur’an sebagai pedoman hidup yang mampu memberikan dampak baik bagi diri manusia agar dapat menjalankan hidup sesuai dengan yang termaktub dalam Alqur’an dan hidup bahagia baik di dunia maupun akhirat kelak.  Kata-kata kunci: Pendidikan Intelektual, Tafsir Ayat Al-Quran, Nilai Pendidikan
PENDIDIKAN JASMANI DALAM AL-QUR’AN Maulida Ulfa; Mohammad Al farabi; Ahmad Darlis
AT-TAJDID Vol 7, No 1 (2023): JANUARI-JUNI 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v7i1.2678

Abstract