Sepatu telah menjadi salah satu item fashion yang diminati karena mampu menyatukan unsur kenyamanan, estetika, serta status sosial. Sepatu Compass adalah salah satu merek lokal yang sempat mengalami peningkatan minat signifikan pada tahun 2020, namun beberapa tahun terakhir menunjukkan penurunan tren minat yang stabil pada level rendah. Fenomena ini tercermin di media sosial TikTok melalui berbagai keluhan konsumen mengenai kualitas produk dan harga yang dianggap tinggi, sehingga berpotensi menurunkan citra merek dan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi harga, persepsi kualitas, dan citra merek terhadap keputusan pembelian sepatu Compass pada mahasiswa Universitas Merdeka Pasuruan. Populasi penelitian adalah mahasiswa Universitas Merdeka Pasuruan yang pernah membeli sepatu Compass, dengan jumlah sampel 89 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dengan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien determinasi R2 sebesar 0,573. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa persepsi harga, persepsi kualitas, dan citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (sig. 0,000). Secara parsial, persepsi harga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,029 (kontribusi 13,7%); persepsi kualitas berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,042 (kontribusi 15,7%); dan citra merek berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 (kontribusi 27,8%). Citra merek ditemukan sebagai variabel yang berpengaruh paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian